Jokowi Minta Pedagang Jaga Kebersihan Pasar Johar

CNN Indonesia | Senin, 30/12/2019 18:47 WIB
Jokowi Minta Pedagang Jaga Kebersihan Pasar Johar Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan ke Pasar Johar, Semarang, pada Senin (30/12). (ANTARA FOTO/Aji Styawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Selain Kota Lama Semarang, Presiden Joko Widodo bersama jajaran menterinya juga melakukan kunjungan ke Pasar Johar pada Senin (30/12).

Saat berkunjung ke Pasar Johar, Jokowi berpesan kepada para pedagang untuk selalu menjaga kebersihan pasar legendaris yang sempat terbakar itu.

"Sekarang 'kan Pasar Djohar sudah jadi, pedagang masuk, ya, dijaga, kebersihan, kerapihan, jangan becek, jangan bau, yang paling penting itu," kata Presiden seperti yang dikutip dari Antara.


Presiden telah melakukan peninjauan pembangunan Pasar Djohar yang dibangun sejak 2018. Di tempat itu Presiden mendapat paparan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Jokowi juga masuk ke dalam gedung melihat kios-kios pedagang yang telah selesai dibangun. Ia mengarahkan pedagang segera beraktivitas usai pembangunan rampung.

"Meskipun saya tahu losnya belum cukup, nanti yang di sebelah selatan akan dikerjakan lagi oleh Menteri PUPR," kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Menurut keterangan Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR, pekerjaan revitalisasi dilakukan dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp 146,09 miliar dengan kontraktor adalah PT Nindya Karya.

Sementara itu revitalisasi bangunan depan pasar, dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang.

Pasar Johar sudah berdiri sejak seabad yang lalu, tepatnya tahun 1860. Letaknya di antara Tugu Muda, Simpang Lima, serta dekat dengan Kota Lama Semarang.

Dikutip dari Studi Pelestarian Pasar Johar Semarang Tahun 2006, pasar ini diberi nama 'johar' karena lokasinya saat itu dikelilingi oleh Pohon Johar.

Pasar Johar sempat menyandang predikat sebagai pasar modern terbaik se-Asia Tenggara pada tahun 1930. Hingga tahun 1980, pasar ini berkembang menjadi sentra perdagangan di Jawa Tengah.

Di belakang pasar ada Gang Lombok yang dikenal sebagai sentra produksi lumpia, kuliner khas Semarang.

Tak berada jauh dari sana juga ada Klenteng Tay Kak Sie, klenteng terbesar di kawasan Semarang.

Jika Pasar Johar terbakar pada 2015, maka Klenteng Tay Kak Sie mengalami musibah yang sama pada Maret 2019.

Hingga saat ini belum diketahui kapan klenteng itu akan dibangun kembali.

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)