Alasan Perempuan Makin Bergairah saat Menstruasi

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 22:02 WIB
Dorongan seksual berlebih saat periode menstruasi muncul akibat peningkatan alirah darah selama haid. Otak menerjemahkannya sebagai 'gairah'. Ilustrasi. Dorongan seksual berlebih saat periode menstruasi muncul akibat peningkatan alirah darah selama haid. (Istockphoto/KAZITAFAHNIZEER)
Jakarta, CNN Indonesia -- Banyak hal yang dirasakan perempuan saat periode menstruasi atau haid. Mulai dari kram perut, rasa nyeri di payudara dan organ intim, tubuh yang cepat terasa lelah, hingga dorongan seksual yang lebih tinggi dari biasanya.

Dorongan seksual yang muncul lebih hebat saat menstruasi tak datang tiba-tiba. Mengutip situs Go Ask Alice milik Columbia University, dorongan itu muncul akibat peningkatan aliran darah selama haid. Otak pun menerjemahkannya sebagai gairah.

Secara rinci, perempuan bakal merasakan puncak dorongan seks pada pertengahan proses ovulasi atau 14 hari sebelum mendapatkan haid berikutnya. Pada momen itu, estrogen melonjak dan testosteron bertambah sehingga sebagian perempuan mengalami libido tinggi.


Ovulasi sendiri merupakan fase paling subur bagi perempuan. Pada masa ini, jangan heran jika perempuan mengalami dorongan seksual yang lebih tinggi.

Ahli ginekologi Narendra Pisal mengatakan bahwa kenaikan libido muncul akibat kinerja hormon. Mengutip Metro, Pisal menyebut, perubahan kadar hormon terutama estrogen bisa meningkatkan dorongan seks.

"Tergantung pada bagaimana hormon bekerja, khususnya untuk perempuan yang menderita saat PMS [pre-menstrual syndrome]," ujar Pisal.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)