Ramai-ramai Cuci Tangan Demi Tangkal Virus Corona

Tim, CNN Indonesia | Sabtu, 07/03/2020 08:43 WIB
Ramai-ramai Cuci Tangan Demi Tangkal Virus Corona Ilustrasi: Cuci tangan pakai sabun jadi langkah yang direkomendasikan untuk mencegah penyebaran dan penularan virus corona. (Foto: CNN Indonesia/Puput Tripeni Juniman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kampanye cuci tangan pakai sabun kembali didengungkan di tengah wabah virus corona atau SARS CoV-2 yang menjangkiti puluhan negara di dunia. Cuci tangan jadi langkah utama yang direkomendasikan ahli kesehatan dan dokter, bahkan ada seruan khusus dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Serentak media massa kembali mengangkat cara cuci tangan pun demikian dengan media sosial. Ada saja cara kreatif untuk mengingatkan orang akan kebiasaan cuci tangan.

Sebagai contoh, dancer dan aktor Vietnam, Quang Dang yang mengajak orang mencuci tangan lewat gerakan tari. Video pun meraup lebih dari sejuta penonton di TikTok dan lebih dari 25 ribu penonton di Instagram.


[Gambas:Instagram]

Dang mengambil lagu 'Ghen' (Cemburu) yang dipopulerkan oleh penyanyi Min, Erik dan Khac Hung. Dia pun menantang netizen untuk turut menari sekaligus mengkampanyekan kebiasaan cuci tangan guna mencegah infeksi virus corona.

"Dang mengajak Anda untuk bergabung dalam tantangan #ghencovychallenge dengan aturan: Anda melakukan gerakan Ms Vy dengan 6 gerakan mencuci tangan berdasar rekomendasi World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan," tulis Dang bersamaan dengan video yang diunggahnya di Instagram.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Vietnam menggunakan lagu ini dalam video kampanye pencegahan virus corona.

Sementara itu di Indonesia, sempat beredar video TikTok berisi gerakan cuci tangan dari tim Alodokter. Video ini pun diunggah ke Twitter oleh akun @Lady_StayClassy.


"Mungkin bisa dipraktikkan dan di-share ke anak-anak kita..supaya mereka lebih paham lagi dan enggak asal gosok aja," tulis dia.

Kenapa cuci tangan dengan sabun jadi kegiatan wajib di tengah ramai virus corona?

Baik Badan Kesehatan Dunia (WHO) maupun otoritas kesehatan di berbagai negara terus mendorong kebiasaan hidup sehat terutama mencuci tangan. Virus menyebar melalui droplet (tetesan) cairan dari batuk dan bersin orang yang terinfeksi virus corona.

Tetesan tersebut bisa jatuh ke permukaan mana pun dan tangan akan jadi alat transportasi virus dari permukaan yang terkontaminasi lantas masuk ke tubuh. Orang pun didorong untuk tidak sembarang menyentuh mata, hidung dan mulut.

Boleh dibilang cuci tangan dengan sabun terlihat sebagai kegiatan sepele dan tidak tampak ampuh menangkal virus yang sudah membunuh lebih dari tiga ribu orang tersebut. Sebagian orang bisa jadi merasa ragu bahwa hal sederhana ini punya efek besar.


Akan tetapi riset terbaru dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) Cambridge menunjukkan betapa penting mencuci tangan dengan sabun. Riset yang terbit di jurnal Risk Analysis menggunakan model epidemiologi dan simulasi berbasis data untuk menentukan keterkaitan kebersihan pribadi dengan tingkat penularan penyakit.

Riset menemukan sebanyak 70 persen orang mencuci tangan setelah menggunakan toilet.

"Sebanyak 30 persen lainnya tidak mencuci tangan. Namun mereka yang mencuci tangan, hanya 50 persen yang melakukannya dengan benar," kata Profesor Christos Nicolaides, salah satu penulis dalam studi mengutip dari Medical News Today.

Peneliti pun melakukan analisis berbasis data dari bandara-bandara di dunia. Paling banyak hanya satu dari lima orang yang memiliki tangan bersih (20 persen dari pengguna toilet bandara).


Simulasi tersebut menunjukkan, jika kebersihan tangan bisa ditingkatkan dari 20 persen menjadi 30 persen, penyakit menular potensial akan menurun.

"Meningkatkan kebersihan tangan hingga 60 persen di semua bandara di dunia akan mengurangi 69 persen dampak dari potensi penyebaran penyakit," tulis peneliti dalam riset mereka.

Tak hanya setelah menggunakan toilet, praktik mencuci tangan juga perlu dilakukan sebelum makan atau saat menyentuh makanan, setelah batuk, bersin, juga setelah mengurus anak atau orang yang sakit. Cuci tangan dengan air mengalir dan sabun setidaknya selama 20 detik untuk memastikan tangan sudah bersih.

[Gambas:Video CNN]

(els/NMA)