Manfaat Berhenti Merokok untuk Melawan Virus Corona

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 09/04/2020 09:53 WIB
Berhenti merokok jadi salah satu cara mencegah infeksi virus corona. Sebab berhenti merokok bisa mengembalikan kesehatan paru-paru. Ilustrasi: Berhenti merokok jadi salah satu cara mencegah infeksi virus corona. Sebab berhenti merokok bisa mengembalikan kesehatan paru-paru. (Foto: morgueFile/DodgertonSkillhause)
Jakarta, CNN Indonesia -- Merokok merupakan salah satu faktor yang dapat memperparah infeksi virus corona (Covid-19). Ini karena perilaku merokok berisiko melemahkan imun dan merusak paru-paru, organ yang diserang virus corona SARS-CoV-2.

Oleh sebab itu, berhenti merokok memberikan banyak manfaat untuk melawan dan mencegah virus corona. Meski tak sepenuhnya mengembalikan jaringan paru-paru seperti semula, berhenti merokok menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mampu memulihkan kesehatan paru-paru dalam jangka pendek.

Berikut manfaat berhenti merokok untuk cegah virus corona



1. Paru-paru dapat melawan infeksi
Saat berhenti merokok, silia di paru-paru akan membaik dari kerusakan akibat nikotin dan asap rokok. Silia berfungsi untuk menangkap kotoran yang masuk ke paru-paru, lalu mengeluarkannya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut silia yang sehat dapat melawan pilek dan infeksi. Silia juga membersihkan lendir yang dapat menumpuk di paru-paru.

Silia yang sehat, penting untuk melawan virus terutama pada Covid-19.

2. Mengurangi inflamasi
Berhenti merokok dapat mengurangi inflamasi atau peradangan pada paru-paru dan saluran pernapasan.

Manfaat Berhenti Merokok untuk Cegah Virus CoronaFoto: Astari Kusumawardhani


"Jika Anda berhenti merokok, peradangan kronis hilang setelah beberapa minggu," kata dokter perwakilan dari American Lung Association, Brian Christman, dikutip dari CNN.

Berhenti merokok dapat mengurangi gejala sesak napas saat berjalan atau menaiki tangga.

3. Mengurangi risiko kematian
Merokok dapat memperburuk kondisi saat terkena Covid-19. Umumnya, para pasien positif virus corona meninggal dunia karena kegagalan pernapasan. Berhenti merokok, artinya dapat mengurangi risiko kematian karena kegagalan pernapasan.

Sekitar 78 persen pasien Covid-19 yang meninggal di AS memiliki faktor risiko merokok.


4. Memperbaiki sirkulasi darah
Selain masalah yang berhubungan dengan paru-paru, berhenti merokok juga dapat memberikan manfaat sehat bagi jantung dan pembuluh darah.

Berhenti merokok dapat memperbaiki sirkulasi darah dan mencegah penyakit jantung, salah satu komplikasi yang memberatkan Covid-19.

Saat berhenti merokok, kerentanan darah terhadap pembekuan jadi berkurang. Alasannya, karena darah membawa cukup oksigen, tidak seperti perokok yang juga menghirup karbon monoksida.

[Gambas:Video CNN]

(ptj/NMA)