Teknik Pernapasan 'JK Rowling' Saat Alami Gejala Mirip Corona

tim, CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 14:57 WIB
Teknik Pernapasan 'JK Rowling' Saat Alami Gejala Mirip Corona JK Rowling pulih dari sakitnya dengan gejala yang disebut dia mirip Covid-19. Untuk meringankan gejalanya dia melakukan teknik pernapasan.(AFP PHOTO / Justin TALLIS)
Jakarta, CNN Indonesia -- Penulis buku Harry Potter, JK Rowling mengaku sudah sehat kembali setelah mengalami sakit yang dianggap mirip gejala infeksi virus corona. Sakit ini dialaminya selama dua minggu.

"Selama dua minggu terakhir saya memiliki semua gejala Covid-19 (meski belum dites)," kata Rowling di akun Twitternya dikutip dari Antara.

Salah satu cara untuk meringankan gejala penyakitnya adalah dengan melakukan teknik pernapasan yang tepat. Teknik pernapasan membantunya saat mengalami kesulitan bernapas kala gejala paling buruk menyerang.


Teknik bernapas itu diajarkan oleh seorang dokter di Queens Hospital. Namun cara ini juga disarankan oleh suaminya yang seorang dokter di Inggris. Dia pun membagikan teknik bernapas tersebut dalam akun twitternya.



Inti dari teknik pernapasan tersebut adalah memasukkan udara sebanyak mungkin ke dalam paru-paru. Ada baiknya untuk melakukan teknik pernapasan ini sesegera mungkin saat terkena infeksi atau merasa sesak napas.

Caranya, ambil lima kali napas mendalam, setiap satu kali tarikan napas tahan selama lima detik.

Pada tarikan napas dalam ke enam, batuklah yang kencang.


Lakukan teknik ini sebanyak dua putaran latihan seperti itu dan tidurlah tengkurap, bernapaslah lebih dalam dari biasanya selama 10 menit.

Ada alasan mengapa Anda harus tidur tengkurap. Alasannya karena hampir seluruh bagian paru-paru ada di bagian belakang tubuh bukan di bagian depan.

Tidur terlentang akan menutup jalannya udara masuk ke paru-paru.

"Kini saya sudah sembuh total dan ingin membagi teknik bernapas yang direkomendasikan oleh para dokter, tidak perlu bayar, tak ada efek samping tapi bisa sangat membantu Anda atau orang-orang kesayangan Anda, sama seperti yang saya alami." (chs)

[Gambas:Video CNN]