5 Fakta Covid-19 yang Bisa Dibagikan ke Mereka yang 'Bandel'

tim, CNN Indonesia | Senin, 06/04/2020 15:56 WIB
Masih banyak orang yang tak acuh dengan imbauan untuk tetap di rumah saat pandemi covid-19. Berikut lima fakta yang bisa Anda sampaikan untuk mereka. Ilustrasi: Masih banyak orang yang tak acuh dengan imbauan untuk tetap di rumah saat pandemi covid-19. Berikut lima fakta yang bisa Anda sampaikan untuk mereka.(AP/Sven Hoppe)
Jakarta, CNN Indonesia -- Meski pemerintah sudah mengimbau untuk tetap berada di rumah selama pandemi Covid-19, namun masih ada banyak orang yang masih tak mengindahkan imbauan tersebut. Sebaliknya banyak orang yang bandel dan berkeliaran di jalan seperti biasanya.

Kesal rasanya ketika masih ada orang yang terlihat tak peduli dengan kesehatan masyarakat karena #dirumahaja. Mereka tak tahu bahwa mereka memaikan peran penting untuk menjaga diri sendiri dan juga komunitasnya. Hanya saja ada kebingungan tersendiri bagaimana lagi caranya untuk memberikan informasi kepada mereka tentang bahaya pandemi virus corona.

Mengutip Medium, ada beberapa soal virus corona untuk dibagikan kepada orang-orang yang keras kepala agar mau mendengarkan.


1. Penyakit ini bisa sangat menular sejak awal infeksi, berpotensi menularkan bahkan sebelum mereka bergejala.
Sebuah studi yang dilakukan di Jerman menemukan bahwa 9 orang yang terinfeksi virus corona bisa mengeluarkan banyak virus, dari ribuan hingga jutaan, meski masih dalam tahap awal infeksi. Saat itu mereka baru memiliki gejala ringan seperti menggigil kedinginan.


2. Butuh waktu 14 hari dari gejala sampai infeksi
Penelitian yang dimuat dalam Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa rerata masa inkubasi adalah lima hari. Hal ini berarti ada orang yang akan muncul gejala langsung dan ada juga yang belakangan.

Penelitian tersebut juga melaporkan bahwa 2,5 persen orang menunjukkan gejala 2 hari setelah terpapar dan 97,5 persen lainnya menunjukkan gejala setelah 11 hari dan Anda harus menjalani karantina 14 hari.

3. Virus bisa hidup di permukaan sampai tiga hari
Dalam penelitian, peneliti menciptakan aerosol (gas) yang mengandung virus untuk meniru bagaimana virus itu menyebar melalui bersin, batuk, atau napas.

Mereka juga menyemprotkan gas atau spray aerosol tersebut ke permukaan yang berbeda untuk mendeteksi seberapa lama virus bisa hidup di ermukaan. Jawabannya beragam, ada yang sampai 24 jam sampai tiga hari seperti pada besi.


4. Jumlah orang yang terinfeksi meningkat dengan cepat
WHO memperkirakan tingkat infeksi virus corona ini berkisar antara 2-2,5. Artinya satu orang yang sakit akan menginfeksi 2-3 orang lainnya. Dengan kecepatan tersebut, orang yang terinfeksi tersebut akan naik dua kali lipat setiap enam hari.


5. Yang sakit serius bukan hanya orang tua
Banyak orang mungkin meremehkan penyakit ini karena dianggap hanya berbahaya untuk orang di atas usia 60 tahun. Namun berdasar laporan dari CDC, di Amerika Serikat, ada 38 persen orang yang dirawat di rumah sakit ternyata masih berusia 20-54 tahun. Sedangkan 12 persen dari ruang ICU ditempati oleh orang dari usia 20-44 tahun.

Physical distancing, berdiam di rumah, mencuci tangan, meningkatkan kekebalan tubuh akan membantu memutus rantai penularan virus corona ini.

Di Indonesia sendiri sampai saat ini sudah ada lebih dari 1000 orang yang terinfeksi Covid-19, dengan ratusan orang yang meninggal dan puluhan orang sembuh. (chs)