Virus tersebut ditemukan jauh di dalam paru-paru dan juga tinja pasien. Tim penelitian dari sebuah rumah sakit di provinsi Zhejiang China melaporkan bahwa semakin parah kondisi sehatan mereka maka virusnya akan bertahan semakin lama.
Mengutip CNN, penelitian ini dipublikasikan di BMJ dan diklaim sudah melalui peer review. Artinya penelitian ini sudah ditinjau ahli-ahli lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Durasi rata-rata virus dalam sampel pernapasan adalah 18 hari," catat mereka.
Namun, tim di Zhejiang menemukan bahwa orang yang sakit memiliki lebih banyak virus di saluran pernapasan mereka.
Mereka juga menemukan perbedaan antara pria dan wanita dengan Covid-19. "Dalam penelitian ini, kami menemukan bahwa durasi virus secara signifikan lebih lama pada pria daripada pada wanita," tulis mereka.
"Hasil kami menjelaskan penyebab keparahan penyakit pada pria dalam hal durasi virus. Selain perbedaan dalam status kekebalan antara pria dan wanita, itu juga telah dilaporkan terkait dengan perbedaan kadar hormon," tulis tim tersebut. (chs)