Kimchi merupakan makanan tradisional Korea berupa sayur yang difermentasi dan diguyur dengan bumbu pedas. Kabarnya, mengonsumsi Kimchi dapat mencegah penularan Covid-19, benarkah demikian?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr. Jimmy Galvez Tan mengatakan, "(Kimchi) memiliki sifat anti-inflamasi dan dapat mengurangi proses inflamasi di paru-paru pada Covid-19".
Mantan Sekretaris Kesehatan itu menambahkan, bagi mereka yang menderita diabetes dan penyakit jantung, kimchi bisa menurunkan gula darah dan kolestrol dalam darah. Sehingga mengurangi komorbiditas yang membuat pasien Covid-19 lebih rentan terhadap penyakit.
Manfaat lain dari Kimchi yaitu makanan ini bisa menjadi alternatif diet. Kim Jin, Lee Kwang-il, Woo Hee-seop, dan Kim Yun-sung pernah membahasnya secara luas dalam buku Kamus Memasak.
Dilansir Lifestyle Inquirer, sebuah sumber menyebut bahwa Kimchi adalah sumber serat makanan yang baik, terutama untuk mengatasi sembelit. Diketahui bahwa bakteri asam laktat dalam Kimchi tumbuh dan matang dengan memproduksi berbagai jenis asam untuk mencegah zat karsinogenik terbentuk dan menekan pertumbuhan hibrida usus.
Seiring bertambahnya umur Kimchi, terdapat juga peningkatan lactobacillus yang membantu membersihkan usus. Kimchi memiliki rasa yang unik menggabungkan antara garam, manis, asam, dan gurih yang bisa membantu menambah nafsu makan. (ans/jun)