Syarat Baru Mendaki Gunung di Tengah Pandemi Corona

CNN Indonesia | Kamis, 25/06/2020 11:49 WIB
Petugas memantau Banteng jawa (Bos Javanicus) yang berada di padang Savana, Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (28/10). Data pos pantau di Kawasan Hutan lindung Alas Purwo tersebut menunjukan populasi Banteng jawa yang terlihat di padang savana menurun, pada tahun 2013 terdapat 120 ekor banteng, sedangkan pada 2015 hanya 83 ekor banteng yang disebabkan kemarau panjang dan predator anjing hutan yang biasa di sebut Ajak. ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya/pras/15. Petugas memantau Banteng jawa (Bos Javanicus) yang berada di padang Savana, Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur. (ANTARA FOTO/ Budi Candra Setya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebanyak 29 tempat wisata alam di Indonesia - termasuk taman nasional, suaka margasatwa, dan taman wisata alam, telah dibuka kembali secara bertahap dan terbatas.

Pembukaan ini merupakan tahap pertama yang berlangsung hingga pertengahan Juli 2020. Jika setelah evaluasi ditemukan ada pelanggaran protokol kesehatan, maka tempat wisata alam akan ditutup kembali.

Salah satu protokol kesehatan yang diwajibkan ialah menjaga jarak, menggunakan masker, cuci tangan, diperiksa suhu tubuh, memiliki surat sehat, asuransi perjalanan, dan untuk sementara khusus pendakian gunung hanya diperbolehkan untuk kegiatan satu hari atau one-day trip.


Selain itu pengelola wajib melakukan pembatasan jumlah pengunjung, yaitu hanya 10 sampai 30 persen dari daya dukung daya tampung atau dari rerata pengunjung tahun lalu, dan secara bertahap dapat ditingkatkan sampai maksimal 50 persen sesuai hasil evaluasi.

Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Eksosistem KLHK, Wiratno, mengatakan bahwa pembukaan kembali tempat wisata alam bertujuan agar penduduk Indonesia bisa melakukan kegiatan wisata yang menyehatkan.

Kebijakan tersebut juga demi mendukung perkembangan pariwisata yang berkelanjutan, yang diharapkan bisa menyegarkan roda industri pariwisata Indonesia di tengah pandemi virus corona.

"Selamat berwisata sehat dan aman ke taman nasional, suaka margasatwa, dan taman wisata alam, dengan memenuhi semua protokol kesehatan demi kesehatan jiwa dan raga semua pengunjung," pesan Wiratno seperti yang dikutip dari keterangan resmi KLHK pada Kamis (25/6).

Berikut daftar lengkap 29 tempat wisata alam di Indonesia yang telah dibuka kembali secara bertahap dan terbatas:

  1. TN Kepulauan 1000,
  2. TN Gunung Halimun Salak,
  3. TN Gunung Gede Pangrango,
  4. TN Gunung Ciremai,
  5. TN Gunung Merbabu,
  6. TN Gunung Merapi,
  7. TN Bromo Tengger Semeru,
  8. TN Alas Purwo,
  9. TN Meru Betiri,
  10. TN Bali Barat,
  11. TN Kutai,
  12. TN Tambora,
  13. TN Gunung Rinjani,
  14. TN Manupeu Tandaru,
  15. TN Laiwangi Wanggameti,
  16. TN Kelimutu,
  17. TN Kepulauan Komodo,
  18. TWA Angke Kapuk,
  19. TWA Gunung Papandayan,
  20. TWA Cimanggu,
  21. TWA Kawah Gunung Tangkuban Perahu,
  22. TWA Guci,
  23. TWA Telogo Warno/Pengilon,
  24. TWA Grojogan Sewu,
  25. TWA Kawah Ijen Merapi Ungup-Ungup,
  26. TWA Pulau Sangalaki,
  27. TWA Lejja,
  28. TWA Manipo,
  29. dan TWA Riung 17 Pulau. 

Bagi pengunjung yang ingin berwisata alam dalam waktu dekat, bisa mengetahui persyaratan lebih lanjut melalui situs resmi KLHK atau tempat wisata alam yang dituju.

(ard/ard)

[Gambas:Video CNN]