Masuk Candi Prambanan dari Luar Daerah Wajib Bawa Surat Sehat

CNN Indonesia | Selasa, 30/06/2020 11:27 WIB
Ratu Boko or locally called Kraton Ratu Boko is a remains of a palace located about 3 km south of Prambanan Yogyakarta. It was built in the 8th century AD. Candi Ratu Boko. (Istockphoto/benito_anu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Candi Prambanan atau Candi Ratu Boko akan kembali dibuka pada Rabu (1/7) dan pengunjung dari luar daerah wajib membawa surat keterangan kesehatan dari daerah asalnya saat berkunjung.

Selain surat keterangan kesehatan, pengelola juga mewajibkan penggunaan masker, melakukan pengecekan suhu tubuh, menerapkan jarak fisik, membangun tempat cuci tangan tiap 100 meter, menyediakan papan informasi protokol COVID-19, dan menempatkan layanan konsumen yang bergerak.

"Pada masa uji coba pembukaan operasional Candi Prambanan dan Ratu Boko ini kami tidak melakukan tes cepat bagi pengunjung, namun bagi pengunjung dari luar daerah harus membawa surat keterangan kesehatan," kata Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Edy Setijono di Candi Prambanan, Senin (29/6), seperti yang dikutip dari Antara.


Ia lanjut menjelaskan, setelah menjalani pemeriksaan suhu tubuh, pengunjung akan diberi stiker penanda suhu tubuh.

Stiker penanda suhu tubuh ini terdiri tiga warna, untuk suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius diberikan stiker warna hijau dan boleh masuk ke kawasan taman wisata candi.

Kemudian untuk suhu tubuh 37,5 hingga 37,7 Celcius diberikan stiker warna kuning dan boleh masuk ke kawasan taman wisata candi.

Sedangkan untuk suhu tubuh di atas 38 derajat Celcius diberikan striker warna merah dan dilarang masuk ke kawasan taman candi.

Edy mengatakan, pemberian stiker penanda ini bukan untuk menciptakan ketakutan, tetapi memberikan perhatian.

Akan ada petugas yang secara khusus memberikan edukasi kepada pengunjung berstiker kuning.

"Bagi yang berstiker merah, diarahkan ke klinik kesehatan dan akan mendapatkan perawatan. Jika pengunjung tersebut datang sendiri, akan diarahkan untuk pulang, tetapi kalau bersama rombongan, maka wajib menunggu di klinik dan tidak diizinkan masuk ke kawasan taman wisata candi," katanya.

Pengunjung juga tidak boleh membawa makanan dari luar area candi, kecuali untuk makanan bayi.

"Akan ada petugas yang memeriksa makanan yang dibawa pengunjung. Kami tidak membolehkan pengunjung membawa makanan dari luar, kecuali makanan bayi. Hal ini sebagai antisipasi asal dari makanan tersebut," katanya.

PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, selaku pengelola situs bersejarah tersebut mengatakan bahwa syarat tersebut mengacu pada arahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) yang akan menerapkan program CHS (Cleanliness, Health, and Safety) di setiap destinasi pariwisata.

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video CNN]