Disney World di Florida Kembali Dibuka di Tengah Covid-19

Tim, CNN Indonesia | Minggu, 12/07/2020 15:25 WIB
ORLANDO, FL - NOVEMBER 15: General views of the Walt Disney World Unwrap The Magic - Media Preview at Walt Disney World on November 15, 2016 in Orlando, Florida.   Gustavo Caballero/Getty Images/AFP Ilustrasi. Taman bermain Disney World di Florida kembali dibuka pada Sabtu (11/7) di tengah lonjakan kasus Covid-19 di AS. (Gustavo Caballero/Getty Images/AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Taman bermain Disney World di Florida kembali dibuka pada Sabtu (11/7) di tengah lonjakan kasus Covid-19 di Amerika Serikat.

Melansir AFP, ratusan orang dengan masker dan aksesori telinga Mickey Mouse memadati pintu masuk Disney World. Kerumunan orang ini sangat jauh dari konsep physical distancing untuk mencegah penularan infeksi virus corona.

Padahal, Disney World berada di kawasan Orlando, Florida, AS, yang menjadi salah satu negara bagian dengan angka kasus Covid-19 harian yang terus mengalami peningkatan.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sendiri telah mengeluarkan peringatan baru bahwa negara-negara harus meningkatkan aturan pembatasan demi menekan laju penyebaran Covid-19. Pada Jumat (10/7) lalu, WHO pun telah mendesak negara-negara yang bergulat dengan virus corona untuk meningkatkan langkah-langkah pengendalian.

Amerika Serikat sendiri menjadi negara dengan angka penularan tertinggi di dunia dengan lebih dari 134 ribu kematian yang diakibatkan. Per Sabtu (11/7), AS mencatat lebih dari 3,1 juta kasus Covid-19 dengan 134 ribu kematian.

Sementara per Jumat (10/7), AS mendeteksi lebih dari 68 ribu kasus positif infeksi virus corona baru dalam 24 jam.

Lonjakan kasus ini sebagian besar terjadi di sejumlah negara bagian yang terletak di barat dan selatan AS. Georgia, Utah, Montana, North Carolina, Iowa, dan Ohio menjadi negara bagian yang mencatat kasus tertinggi infeksi virus corona.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus meminta negara-negara untuk mengadopsi pendekatan agresif untuk mengatasi virus. "Di semua lapisan masyarakat, kita semua diuji hingga batasnya," ujarnya.

(agn/asr)

[Gambas:Video CNN]