Rahasia Memasak Gudeg yang Nikmat

tim, CNN Indonesia | Rabu, 15/07/2020 16:38 WIB
Gudeg Ceker Bu Kasno, gudeg di Solo yang buka pada jam 01.30 dini hari sampai jam 07.00 pagi. Gudeg disebut sebagai salah satu makanan tradisional Indonesia yang dimasak paling lama. Berikut sejarahnya. (Donatus Fernanda Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gudeg disebut sebagai salah satu makanan tradisional Indonesia yang dimasak paling lama. Pembuatan gudeg bahkan lebih lama dari rendang, yakni bisa mencapai 18-24 jam. Untuk mendapatkan rasa manis yang nikmat, memasak gudeg butuh ketelatenan dan kesabaran ekstra.

Gudeg adalah olahan nangka muda dengan santan yang ditambahkan dengan gula merah atau gula Jawa dan sejumlah bumbu dapur lainnya. Dalam pengolahannya, gudeg dimasak dengan terus diaduk. Ini pula yang menjadi asal usul nama gudeg yang berasal dari hangudeg yang dalam bahasa Jawa berarti diaduk-aduk.

Kesabaran jadi kunci memasak gudeg.


"Ini makanan yang paling lama dimasak bisa sampai 18-24 jam agar bumbunya menyatu. Dimasak dengan api kecil sehingga harus sabar," kata chef Ragil Imam Wibowo kepada CNNIndonesia.com, beberapa waktu lalu.

Untuk mendapatkan rasa yang nikmat, bahan yang digunakan haruslah bahan yang segar dan berkualitas. Pilih nangka yang masih muda untuk mendapatkan tekstur yang mudah digigit.

Bumbu gudeg seperti daun jati, daun salam, lengkuas, bawang merah, bawang putih, dan kemiri yang juga harus segar. Gunakan pula santan dan gula merah yang berkualitas.


Gudeg Ceker Bu Kasno, gudeg di Solo yang buka pada jam 01.30 dini hari sampai jam 07.00 pagi.Foto: Donatus Fernanda Putra
Gudeg Ceker Bu Kasno, gudeg di Solo yang buka pada jam 01.30 dini hari sampai jam 07.00 pagi.

"Bumbu harus fresh. Ketika masih segar rasanya akan jauh lebih nikmat, luar biasa," ucap pria yang akrab disapa Chef Ragil itu.

Gudeg pada umumnya sudah bisa dinikmati ketika dimasak sekitar 5 jam. Namun, untuk mendapatkan rasa yang kaya dan juga tahan lama, memasak gudeg bisa hingga 24 jam.

Rasa dan tekstur gudeg bisa diatur dalam proses memasak. Untuk mendapatkan rasa yang manis seperti gudeg Yogyakarta, gula Jawa mesti lebih banyak. Sebaliknya, gudeg dengan rasa gurih menekankan pada porsi santan dan garam yang lebih banyak seperti gudeg Solo.

Tekstur gudeg yang basah atau kering juga bisa ditakar dengan jumlah santan dan air serta lama memasak.

Gudeg yang sudah matang bakal tetap awet saat disimpan di suhu kamar dan dipanaskan.

"Gudeg bisa tahan sampai satu bulan. Semakin lama, semakin enak tingkatannya, rasanya semakin berubah, saya suka jika sudah sering dihangatkan," ucap Ragil.

(ptj/chs)

[Gambas:Video CNN]