Studi: Pasangan Jarang Berhubungan Seks saat Pandemi

Tim, CNN Indonesia | Senin, 20/07/2020 22:09 WIB
Ilustrasi pasangan Ilustrasi. Alih-alih membuat aktivitas seksual meningkat, lockdown justru membuat sebagian besar pasangan berhubungan seks lebih jarang dari biasanya. (Pexels)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pandemi infeksi virus corona atau Covid-19 sebelumnya diprediksi bakal membuat aktivitas seksual meningkat karena pasangan lebih banyak berada di rumah. Namun, studi terbaru justru menunjukkan sebaliknya. Sebagian pasangan mengaku berhubungan seks lebih sedikit saat pandemi.

Laporan terbaru dari Mentimeter yang bertajuk The Lockdown Love mendapati sebagian pasangan berhubungan seks lebih sedikit. Studi ini menanyai 1.651 orang mengenai hubungan mereka sejak virus corona datang.

Sebanyak 41 persen pasangan mengaku berhubungan lebih sedikit dari biasanya saat lockdown. Sekitar 25 persen merasa mereka terlalu banyak menghabiskan waktu bersama dengan pasangan.


Terus-terusan berada di rumah juga membuat 40 persen orang mengaku tidak memiliki ruang yang cukup. Sebanyak 36 persen juga menyebut pasangan mereka tidak lagi berjuang satu sama lain untuk menjalankan hubungan yang sudah dirajut.

Bahkan, sejumlah pasangan justru pesimis terhadap kelangsungan hubungan mereka. Sekitar 16 persen percaya hubungan mereka akan segera berakhir setelah pandemi selesai. Sementara sebanyak 10 persen orang juga percaya bahwa berakhirnya hubungan mereka hanya masalah waktu.

Stres dan trauma karena kehadiran virus corona diyakini menjadi salah satu penyebab berkurangnya aktivitas seksual dan juga memburuknya hubungan.

"Kita harus ingat bahwa lockdown ini menciptakan stres dan trauma yang sangat besar bagi banyak orang. Penting bahwa kita harus lembut dengan diri kita sendiri dan satu sama lain," kata terapis Wina Pharaon yang terlibat dalam penelitian ini, dikutip dari Metro UK.

Pharaon menyarankan agar setiap pasangan mengevaluasi diri dan tujuan hubungan, serta mengendalikan stres mereka agar dapat memperbaiki hubungan dengan pasangan.

Kendati demikian, lockdown dan pandemi virus corona tak selamanya berdampak buruk. Penelitian ini juga mendapati 14 persen pasangan mengaku berhubungan seks lebih banyak dibandingkan biasa.

(ptj/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK