Kandungan Nutrisi Cloud Bread, Roti Awan yang Sedang Viral

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 08/08/2020 11:40 WIB
Cloud bread yang saat ini viral dibuat hanya dari tiga bahan sederhana. Bagaimana kandungan nutrisinya? Cloud bread awalnya merupakan menu diet karena rendah karbohidrat. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Setelah kopi dalgona dan Korean garlic cheese bread, kini giliran cloud bread yang menjadi resep viral di media sosial. Cara membuatnya yang mudah serta bentuk yang unik, lembut seperti awan, membuat roti ini banyak disukai.

Namun bagaimana kandungan nutrisi roti awan yang terbuat dari bahan-bahan yang sederhana ini?

Untuk membuat cloud bread, hanya diperlukan tiga bahan yang mudah didapatkan yakni putih telur, tepung maizena, dan gula. Tepung maizena juga dapat diganti dengan krim keju. Hasilnya, roti awan bertekstur empuk seperti meringue.


Sejumlah ahli menyebut roti awan dapat menjadi alternatif makanan untuk menurunkan berat badan karena rendah karbohidrat dan tinggi protein. Kandungan putih telur membuat roti ini kaya akan protein.

"Cloud bread adalah alternatif protein tinggi untuk roti," kata ahli nutrisi Edwina Clark, dikutip dari Women's Health.

Secara rinci, kandungan gizi cloud bread berukuran sedang setara dengan setengah kalori roti biasa dan hanya mengandung sekitar 1 gram karbohidrat. Kandungan protein roti awan sebanding dengan roti biasa yakni sekitar 2 gram per roti.

Selain makronutrien seperti karbohidrat dan protein, roti awan juga mengandung sejumlah mikronutrien.

"Dari perspektif mikronutrien, cloud bread mengandung banyak nutrisi yang tidak ditemukan dalam roti tradisional, termasuk vitamin A, vitamin D, fosfor, kolin, dan selenium. Nutrisi ini mendukung mata, tulang, metabolisme, fungsi kognitif, dan kekebalan," kata Clark.

Kandungan nutrisi pada cloud bread ini baik untuk orang yang sedang menjalani sejumlah diet seperti diet bebas gluten dan diet keto.

Namun, para ahli mengingatkan bahwa cloud bread saja tidak cukup. Mengonsumsi cloud bread harus diimbangi dengan sejumlah nutrisi lain.

Karbohidrat yang sedikit pada cloud bread mesti diganti dengan jenis karbohidrat lain. Pasalnya, karbohidrat penting untuk energi terutama saat hendak bekerja berat seperti berolahraga. Konsumsilah karbohidrat sehat dari sereal maupun buah.

Selain itu, cloud bread juga tidak mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Untuk menyiasatinya, saat mengonsumsi cloud bread, konsumsi pula serat yang bersumber dari sayuran, buah, dan biji-bijian.

(ptj/stu)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA