Anak Tak Perlu Konsumsi Multivitamin Dosis Tinggi

CNN Indonesia | Kamis, 22/10/2020 06:40 WIB
Alih-alih memberikan anak asupan multivitamin dosis tinggi, orang tua disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh anak dengan sejumlah makanan. Ilustrasi. Alih-alih memberikan anak asupan multivitamin dosis tinggi, orang tua disarankan untuk menjaga daya tahan tubuh anak dengan sejumlah makanan. (istockphoto/vitapix)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di masa pandemi, multivitamin jadi pegangan banyak orang tua untuk menjaga daya tahan tubuh anak. Namun, orang tua juga perlu tahu, anak tak semestinya mengonsumsi multivitamin dosis tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh dokter spesialis anak RSCM, Mesty Ariotedjo. Alih-alih multivitamin dosis tinggi, anak disarankan untuk mendapatkan asupan vitamin C dari buah-buahan.

"Jambu air, tomat, jeruk. Dua buah jeruk sudah cukup memenuhi kebutuhan harian [vitamin C]," tutur Mesty dalam sebuah diskusi virtual, melansir Antara.


Asupan lain yang dapat membantu menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh anak adalah zinc. Nutrisi ini bisa didapat dari susu, daging, salmon, dan keju.

Selain itu, anak juga perlu asupan zat besi seperti dari daging merah, telur, dan susu.

Mesty juga mengingatkan agar orang tua menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak. Salah satunya dengan mencuci tangan demi menekan risiko penularan Covid-19.

"Kembali semua ke PHBS. Penelitiannya, jika kita mencuci tangan kemungkinan virus atau bakteri 60 persen hilang. Sekitar 80-90 persen penularan penyakit bersumber dari tangan, jadi PHBS sangat penting," kata Mesty.

Selain itu, orang tua juga disarankan untuk mengajak anak melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin.

"Yang diharapkan ringan sedang, anak tidak sampai ngos-ngosan atau sesak napas. Aktivitas berat tidak disarankan karena mempengaruhi kekebalan tubuh mereka kalau mereka kecapekan," tutur Mesty.

Selain itu, perhatikan juga kebutuhan waktu tidur anak. Anak usia sekolah membutuhkan kurang lebih 10 jam per hari demi meningkatkan pembentukan sel-sel imunitas tubuhnya.

(Antara/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK