Tempat Wisata Taat Protokol Covid-19 Jadi Idaman Wisatawan

Satgas Covid-19, CNN Indonesia | Rabu, 28/10/2020 11:41 WIB
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menyatakan lokasi wisata yang taat protokol kesehatan menjadi daya tarik wisatawan saat libur panjang. Ilustrasi: Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menyatakan lokasi wisata yang taat protokol kesehatan menjadi daya tarik wisatawan di masa libur panjang. (Foto: CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penerapan protokol kesehatan dinilai menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin menikmati libur panjang pada akhir pekan ini, yang jatuh 28 Oktober - 1 November 2020.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan bahwa di era pandemi ini, para pelancong akan tertarik berlibur di hotel, tempat wisata, dan restoran yang aman dari penularan Covid-19.

Teten menambahkan bagi konsumen atau turis bukan harga murah atau diskon barang, melainkan jaminan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, dan mencuci tangan pakai sabun di air mengalir. Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional menyebutnya dengan istilah 3M yang mencakup #pakaimasker, #jagajarak, serta #cucitangan.


"Mereka yang mau makan di warung atau tidur di hotel yang menerapkan protokol kesehatan akan merasa aman. Ini penting untuk kita yang akan merencanakan liburan," ujar Teten dalam talk show 'Dialog Covid-19: Penerapan Protokol Kesehatan di UMKM' di Media Center #SatgasCovid19 Graha BNPB Jakarta, Senin (26/10).

Teten mengatakan para pelaku usaha kecil dan menengah sebaiknya memberikan jaminan penerapan protokol kesehatan jika ingin menjadi tujuan liburan konsumen pada saat libur panjang di tengah pandemi ini.

Selanjutnya, bagaimana protokol kesehatan yang diterapkan di perhotelan, pesawat terbang, restoran, dan kafe bisa meyakinkan turis yang sadar protokol kesehatan.

"Turis yang berpergian itu punya uang dan berpendidikan. Kalau disadarkan dengan protokol kesehatan memakai masker, makanan higienis, saya kira semua orang tidak takut untuk liburan," ujar Teten.

Koordinator Tim Pakar #SatgasCovid19 Wiku Adisasmito mengatakan pelaku UMKM yang menerapkan protokol kesehatan bisa mendatangkan keuntungan, salah satunya konsumen akan yakin untuk membelinya.
 
"UMKM kalau disiplin protokol kesehatan akan membuat keyakinan konsumen untuk membelinya. Ini saling menguntungkan," ujar Wiku.

Dia menegaskan bahwa ekonomi bisa berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan. Namun, kalau indikator ekonomi berjalan dan kasusnya naik berarti ada yang tidak disiplin.

"Entah itu dari konsumen atau UMKM-nya. Makanya harus gotong royong menjadi satu," kata Wiku.

(ang/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK