Ramai Tren Kecantikan Bikin Kantung Mata Palsu di TikTok

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 19:44 WIB
Di platform TikTok, orang-orang tengah ramai dengan tren make up membuat kantung mata palsu. Ilustrasi. Di platform TikTok, orang-orang tengah ramai dengan tren make up membuat kantung mata palsu. (Istockphoto/GMint)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak jarang tren kecantikan yang aneh muncul di platform TikTok. Teranyar, orang-orang tengah ramai dengan tren make up membuat kantung mata palsu.

Pengguna TikTok beramai-ramai mengoleskan concealer berwarna gelap atau produk makeup lainnya di bagian bawah mata hingga terlihat seperti lingkaran hitam.

Mengutip The Independent, tren ini dimulai pada akhir 2020 lalu. Salah seorang influencer, Sara Carstens, mencoba memulai tren ini. Dia mencoba membuat kantung mata palsu diiringi alunan lagu "Greek Tragedy" dari The Wombats. Unggahan itu disukai oleh lebih dari satu juta pengguna.


Berbagai komentar bermunculan. Beberapa merasa tak terkesan atas aksi Carstens yang mengubah kantung mata menjadi sebuah tren make up. Beberapa juga menuduh Carstens tengah mengejek orang-orang yang memiliki kantung mata.

Sementara itu, beberapa lain memberikan pujiannya. "Tren kantung mata di TikTok ini sebenarnya membuat saya merasa lebih baik karena [kantung mata] milik saya sangat dalam, gelap, dan jelas," tulis salah seorang pengguna.

Memang, sejak pertama kali keluar, tren ini mendapatkan berbagai sambutan dari warganet. Beberapa menganggap kantung mata palsu tak layak dijadikan sebagai tren make up. Pasalnya, kantung mata ibarat momok yang membuat banyak orang tak percaya diri dengan penampilannya.

Terlepas dari berbagai penilaian yang diberikan, namun tren itu pun perlahan diikuti oleh banyak orang di TikTok.

Setelah menerima banyak tuduhan untuk video pertamanya, Carstens kemudian membuat video lanjutan. Dalam video itu, Carstens menjelaskan bahwa dirinya tak berniat untuk mengejek orang-orang dengan kantung mata. Alih-alih mengejek, Carstens justru ingin merangkul orang-orang dengan kantung mata untuk lebih percaya diri terhadap dirinya sendiri.

Carstens mengaku bahwa dirinya pun memiliki kantung mata. Dia juga mengakui bahwa keberadaan kantung mata itu membuatnya tidak nyaman.

Dalam video kedua itu, Carstens tampil tanpa makeup dan filter apa pun dan memperlihatkan kantung matanya.

Carstens ingin menunjukkan kepada pengikutnya bahwa kantung mata adalah sesuatu yang cantik dan tak perlu membuat seseorang tak percaya diri.

"Kantung mata tidak boleh masuk atau keluar dari tren [kecantikan]. Maksud dari video [pertama] itu, saya hanya ingin membuatnya [kantung mata] terlihat sebagai sesuatu yang normal. Saya sendiri tahu bagaimana rasa tak nyaman akibat kantung mata," kata Carstens.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK