Kenali 7 Penyebab Sakit Kepala Bagian Atas

tim, CNN Indonesia | Minggu, 24/01/2021 12:15 WIB
Beda tipe sakit kepala, beda pula lokasinya termasuk sakit kepala bagian atas. Berikut tujuh penyebab sakit kepala bagian atas. Ilustrasi. Terdapat ragam penyebab sakit kepala bagian atas. (iStockphoto/Pornpak Khunatorn)
Jakarta, CNN Indonesia --

Saat sakit kepala menyerang, bisa dipastikan Anda langsung menyentuh area yang terasa sakit. Baru kemudian Anda mencari cara meredakan sekaligus penyebabnya.

Untuk mendeteksi penyebab sakit kepala, Anda bisa memulainya dari lokasi sakit kepala. Beda tipe sakit kepala, beda pula lokasinya termasuk sakit kepala bagian atas.

Untuk sakit kepala sebelah, Anda mungkin langsung berpikir soal kemungkinan migrain. Lalu bagaimana dengan sakit kepala bagian atas?


Berikut 7 penyebab sakit kepala bagian atas, dirangkum dari beberapa sumber.

1. Sakit kepala tegang

Sebagaimana dilansir Medical News Medical Today, sakit kepala tegang banyak digambarkan seperti ada penambahan beban ke satu area kepala. Dalam beberapa kasus ada yang merasakan sakit di leher atau bahu. Ada yang merasakan seperti ada yang berdenyut, tapi ada pula yang tidak berdenyut.

Penyebab sakit kepala tegang tidak selalu pasti. Ada kemungkinan ketegangan otot akibat melakukan sesuatu yang monoton selama berjam-jam misal duduk membungkuk atau menempelkan ponsel ke telinga.

Apa obat sakit kepala berdasarkan jenisnya ini?

Dikutip dari WebMD, Anda bisa mengatasinya dengan minum obat, mandi air hangat, menggunakan bantal penghangat. Sebagai langkah pencegahan bisa juga dengan olahraga teratur dan meditasi atau pendekatan relaksasi.

2. Migrain

Migrain tidak selalu terjadi di sisi kanan atau kiri kepala tetapi juga bisa bagian atas kepala. Aktivitas sehari-hari bakal membuat rasa sakitnya makin parah.

Migrain biasanya diikuti dengan gejala lain seperti, sensitif terhadap suara, cahaya atau bau tertentu, kemudian timbul rasa mual hingga muntah.

Sulit untuk mengetahui penyebab pasti sakit kepala. Namun ada beberapa pemicu seperti, perubahan hormon, stres, cemas, gangguan tidur, bau tajam, tembakau atau terlambat makan.

3. Kurang tidur

Kurang tidur bisa menimbulkan sakit kepala meski Anda biasanya tidak pernah sakit kepala. Anda mengalami gangguan tidur sehingga tidur kurang berkualitas dan kerap terganggu.

Sensasi sakit kepala mungkin terasa seperti ada benda tumpul yang menekan pada bagian atas kepala.

4. Terlalu banyak mengonsumsi obat

Obat memang jadi pelarian buat masalah sakit kepala. Efeknya cepat dan rasa sakit hilang seketika. Namun, terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan termasuk obat sakit kepala malah bisa menimbulkan sakit kepala atau sakit kepala rebound.

Jika merasa terlalu banyak mengonsumsi obat-obatan tertentu, pertimbangkan untuk mengatasi gejala dengan cara alami atau mengonsumsi obat herbal misal teh peppermint, teh jahe, kompres air hangat, mandi air hangat.

5. Brain freeze

Brain freeze biasanya terjadi secara cepat dan terasa dekat bagian atas kepala. Brain freeze merupakan sakit kepala singkat akibat konsumsi makanan atau minuman dingin. Dalam bahasa medis, brain freeze disebut sphenopalatine ganglioneuralgia nerves (SPG).

SPG sendiri adalah kelompok saraf dekat saraf trigeminal di otak. Sebagaimana dilansir Healthline, saraf ini berada di belakang hidung dan bisa mengakibatkan sakit kepala.

Saraf ini memang dirancang sensitif terhadap rasa sakit dan bertujuan untuk melindungi otak.

6. Neuralgia oksipital

Kondisi ini ditandai dengan saraf yang bergerak dari tulang belakang ke kulit kepala rusak, teriritasi atau tertekan. Kemudian timbul rasa sakit di bagian belakang kepala atau rasa kencang seperti ditarik di sekitar bagian atas kepala.

Neuralgia oksipital umum terjadi akibat saraf terjepit di bagian bawah leher. Kadang insiden terjadi karena otot leher yang terlalu tegang. Dalam beberapa kasus, neuralgia oksipital timbul karena cedera leher.

Ada beberapa kondisi yang bisa mengakibatkan neuralgia oksipital antara lain, osteoarthritis, tumor yang mempengaruhi akar saraf, peradangan pembuluh darah, atau infeksi.

7. Sakit kepala hipertensi

Meski jarang, sakit kepala bagian atas dapat disebabkan hipertensi. Saat tekanan darah naik dan cukup parah, timbul tekanan di tengkorak. Sakit kepala ini khas, terasa seperti Anda mengikat rambut ekor kuda dan ditarik kencang ke atas.

Saat sakit kepala, kadang ada terdengar seperti suara 'mendesing'. Sakit kepala bisa terasa sangat parah dan harus dibawa ke unit gawat darurat. Gejala ikutan lain seperti kebingungan, sesak napas juga penglihatan kabur.

(els/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK