7 Tanaman Hias yang Menghasilkan Banyak Oksigen

avd, CNN Indonesia | Rabu, 03/03/2021 09:42 WIB
Selain cantik dan berwarna elok, terdapat sejumlah pilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen. Selain cantik dan berwarna elok, terdapat sejumlah pilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen. (Foto: iStockphoto/Rvo233)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanaman hias memang dikenal memiliki fungsi untuk mempercantik taman atau suatu ruangan agar terkesan asri. Tapi ternyata, ada juga jenis tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen dan tentunya bermanfaat untuk membersihkan kotoran di udara.

Mengutip Reader's Digest, ada banyak penelitian global yang mengklaim bahwa tanaman bisa mengurangi partikel debu, dari asap rokok, cat, furnitur atau sumber lainnya.

Bahkan penelitian terbaru yang dikutip London Daily Mail menemukan bahwa tanaman dalam pot dapat mengurangi kelelahan, stres, sakit kepala, dan kulit kering bagi kalangan pekerja.


Berikut ini adalah tanaman hias dengan kemampuan menghasilkan oksigen, yang telah dirangkum dari berbagai sumber:

Banner GIF Tips Merawat Tanaman Hias

1. Beringin (Weeping Fig)

Plant ficus benjamina in a dark brown pot. Weeping fig, benjamin fig, ficus tree. Nature concept. Home gardeningPilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Weeping Fig (Foto: iStockphoto/Polina Sergeyeva)

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Universitas Nasional Pukyong, Busan, Korea Selatan, tanaman pohon beringin cukup berhasil menurunkan konsentrasi CO2 dari udara.

Selain itu, keberadaan Ficus Benjamina dapat menaikkan kadar oksigen dengan selisih jumlah yang cukup besar. Weeping fig juga termasuk merupakan tanaman ampuh untuk menyaring VOC berbahaya seperti formaldehida, benzena, dan Trichloroethylene.

2. Bunga Krisan (Chrysanthemum)

Bunga KrisantemumPilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Bunga Krisantemum (Foto: Muhammad Mahdi Karim/Pixabay)

Meskipun tanaman bunga krisan tidak terlalu dikenal spesial dalam menghasilkan oksigen, nyatanyaChrysanthemummemiliki manfaat untuk membersihkan VOC berbahaya di udara.

Penelitian yang dilakukan oleh NASA menunjukkan, bahwa krisan mampu menghilangkan 76.931 total mikrogram benzene dari udara dalam kurun waktu 24 jam.

Keunggulan lain dari krisan ini karena memiliki lebih banyak daun, sehingga dapat memproduksi oksigen jauh lebih tinggi daripada tanaman hias lainnya.

3. Lidah Mertua (Snake Palm)

Sansevieria trifasciata in pots over white brick wall, free spacePilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Lidah Mertua (Foto: iStockphoto/Prostock-Studio)

Sansevieria trifasciata atau lidah mertua, termasuk ke dalam jenis tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen. Mengutip Balcony Garden, penelitian dari Universitas Naresuan, Thailand memvalidasi bahwa Sansevieria dapat menyerap karbon dioksida sebanyak 0,49 ppm/m3 pada ruangan tertutup.

Disebut tanaman CAM (crassulacean acid metabolism), Sansevieria bisa hasilkan oksigen dan menyerap karbon dioksida di malam hari bersama formaldehida, xilena serta toluena.

4. Palem Kuning (Areca Palm)

background, beautiful, botanical, botany, branch, butterfly palm, day, decoration, dypsis lutescens, element, environment, fresh, garden, green, growth, landscape, leaf, life, natural, nature, outdoor, palm tree, park, plant, stem, tree, tropical, view, wood, yellow palmPilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Palem Kuning (Foto: iStockphoto/liuyushan)

Palem kuning atau Dypsis lutescens, merupakan jenis tanaman yang hias indoor dan sering dijadikan dekorasi ruangan seperti perkantoran, pusat perbelanjaan maupun rumah.

Secara biologis, palem kuning mempunyai kelebihan dalam menampung karbon dioksida, lalu melepaskan oksigen. Sama seperti Sansevieria, palem kuning juga bisa menetralkan bahan kimia berbahaya seperti benzena, formaldehida, xilena atau toluena.

5. Peace Lily

Peace Lily plant with several flowersPilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Peace Lily (Foto: iStockphoto/cadifor)

Kemudian ada peace lily, dengan nama ilmiah Spathiphyllum wallisii berasal dari kelompok famili Araceae yang juga menghasilkan oksigen. Studi yang dilakukan University of Technology Sydney, Australia menunjukkan bahwa peace lily dapat menurunkan karbon dioksida.

Tidak hanya itu, ketika karbon dioksida turun maka peace lily dapat membantu meningkatkan persentase oksigen di ruangan yang berventilasi baik sebanyak 25 persen.

6. Sirih Gading (Pothos)

Golden pothos or Epipremnum aureum at window in the bedroom home and gardenPilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Sirih Gading (Foto: Istockphoto/FeelPic)

Tanaman hias merambat sirih gading atau Epipremnum aureum termasuk sebagai tanaman indoor terbaik untuk menghasilkan oksigen secara cepat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa sirih gading bisa mengurangi karbon dioksida sebesar 6,5 persen, yaitu dari 454 PPM menjadi 425 PPM, serta meningkatkan kadar oksigen.

Selain itu, studi dari Fakultas Teknologi Teknik, Malaysia menyatakan pothos bisa menyerap 17,10 persen CO2, menjadi 377 ppm dari sebelumnya 455 ppm pada udara di ruang tertutup.

7. Lili Paris (Spider Plant)

Chlorophytum comosum, Spider plant  in white hanging pot / basket, Air purifying plants for home, Indoor houseplant, Hanging plant, Vertical wall garden, Houseplants With Health Benefits conceptPilihan tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen: Spider Plant (Foto: iStockphoto/yaoinlove)

Kemudian ada juga spider plant yang lebih dikenal dengan sebutan tanaman laba-laba (Chlorophytum comosum). Studi dari NASA menemukan bahwa tanaman lili paris mampu menekan sebanyak 95 persen formaldehida dan xilena, dalam ruangan tertutup dengan kurun waktu 24 jam.

Selain menjadi tanaman hias yang menghasilkan banyak oksigen, penelitian di Amerika Serikat dan Inggris menyatakan bahwa lili paris dapat menurunkan kecemasan hingga 37 persen, depresi 58 persen dan kelelahan 38 persen.

(avd/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK