Mengenal Kriteria dan Syarat Wajib Zakat Fitrah

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 10:30 WIB
Sebagai salah satu pilar dalam rukun Islam, zakat bertujuan untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah. Berikut ketentuan atau syarat wajib zakat fitrah. Sebagai salah satu pilar dalam rukun Islam, zakat bertujuan untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah. Berikut ketentuan atau syarat wajib zakat fitrah. (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta, CNN Indonesia --

Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap muslim yang mampu untuk memberikan sebagian hartanya kepada yang berhak menerima sesuai dengan syariat Islam.

Sebagai salah satu pilar dalam rukun Islam, ibadah zakat bertujuan untuk meningkatkan keimanan kita kepada Allah agar harta dan jiwa dibersihkan dari berbagai penyakit.

Selain itu, membayar zakat fitrah berfungsi sebagai penyempurna ibadah puasa. Hal ini sesuai dengan dijelaskan dalam hadis:


"(Puasa) di bulan Ramadan digantungkan di antara langit dan bumi, tidak diangkat menuju Allah kecuali dengan zakat fitrah," (HR Ad-Dailami).

Zakat fitrah diwajibkan bagi orang yang mampu, sehingga orang yang kekurangan makanan pokok pada saat hari raya dianggap tidak mampu dan tidak wajib melaksanakan zakat fitrah.

Untuk lebih jelasnya, berikut ketentuan atau syarat wajib zakat fitrah.

Coins, rosary, Holy Quran and rice in the sack. Zakat concept. Zakat is a form of alm-giving as a religious obligation or tax. Large Arab word right method to read correctly.Ilustrasi. Syarat wajib zakat fitrah antara lain beragama Islam, merdeka, mampu, dan bertemu waktu wajib zakat. (Foto: iStockphoto/hilal abdullah)

1. Islam

Pemilik harta diharuskan dari orang yang beragama Islam karena berzakat merupakan ibadah yang disyariatkan kepada umat Islam. Dengan demikian, tidak menjadi wajib zakat bagi golongan yang bukan Islam.

2. Merdeka

Orang yang mengeluarkan zakat fitrah adalah orang merdeka, bukan dari kalangan budak atau hamba sahaya.

3. Mampu atau berkecukupan

Seseorang yang memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya untuk sehari-hari maka wajib membayar zakat fitrah bagi muzakki dan orang yang wajib dinafkahinya (termasuk untuk membayar utang dan upah pembantu).

4. Menemui waktu wajib zakat

Waktu wajib zakat yaitu saat matahari terbenam di hari terakhir Ramadan awal bulan Syawal (malam hari raya IdulfItri).

Zakat fitrah dibayarkan hingga batas akhir sebelum salat Idulfitri. Merujuk NU Online, ketentuan zakat fitrah tersebut merujuk pada hadis Rasulullah SAW:


فَرَضَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم زَكَاةَ الْفِطْرِ صَاعاً مِنْ تَمَرٍ، أوْصَاعاً مِنْ شَعِيْرٍ، عَلَى الْعَبْدِ وَالْحُرِّ، وَالذَّكَرِ وَالأُنْثَى، وَالصَّغِيْرِ وَالْكَبِيْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَأمَرَ بِهَا أنْ تُؤَدَّى قَبْلَ خُرُوْجِ الناَّسِ إلى الصَّلَاةِ

Artinya : "Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sak kurma atau gandum atas orang muslim baik budak dan orang biasa, laki-laki dan wanita, anak-anak, dan orang dewasa. Beliau memberitahukan membayar zakat fitrah sebelum berangkat (ke masjid) Idulfitri." (HR Bukhari dan Muslim).

Sementara, ada pula kriteria atau syarat orang yang tidak wajib mengeluarkan zakat fitrah, antara lain:

  1. Orang yang meninggal sebelum terbenam matahari pada akhir Ramadan
  2. Anak yang lahir selepas terbenam matahari pada akhir Ramadan
  3. Orang yang baru memeluk agama Islam sesudah matahari terbenam pada akhir Ramadan
  4. Tanggungan istri yang baru saja dinikahi selepas matahari terbenam pada akhir Ramadan.

Itulah 4 syarat wajib zakat fitrah. Jika Anda telah memenuhi ketentuan baik dari sisi individu dan harta, maka dianjurkan untuk segera menunaikannya.

(fef)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK