TAJIL

Alasan Islam Kerap Diidentikkan dengan Teroris

tim, CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 04:10 WIB
Kesan Islam identik dengan teroris tak lepas dari sejumlah kasus teror yang melibatkan orang-orang dengan cara pandang yang ekstrem. Ilustrasi ISIS, salah satu kelompok teroris dengan mengatasnamakan Islam. (CNN Indonesia/ Laudy Gracivia)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selama bulan Ramadan 2021, CNNIndonesia.com menghadirkan tanya jawab seputar Islam (Tajil). Kali ini, tanya jawab seputar Islam membahas tentang alasan Islam identik dengan teroris.

Tanya

Mengapa Islam terkesan identik dengan teroris?


Jawab

Narasumber: Menteri Agama Indonesia 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin

Assalamualaikum Wr. Wb.

Mengapa Islam dikesankan identik dengan teroris? Tentu itu adalah kesan dan anggapan yang tidak benar.

Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, kasih sayang, agar sesama umat manusia saling memanusiakan antara sesama.

Namun, mengapa masih saja ada kesan seperti itu seakan Islam diidentikkan dengan terorisme?

Boleh jadi karena mungkin sebagian pelaku-pelaku teror itu beragama Islam, meskipun kita juga jumpai tidak sedikit di antara pelaku teror yang tidak beragama Islam.

Namun, kita harus mengakui, di antara mereka yang beragama Islam, mereka mendasarkan pada pemahaman tertentu terkait ajaran Islam.

Jadi sesungguhnya, ada pemahaman ada cara pandang yang melampaui batas sehingga memunculkan tindakan ekstrem.

Oleh karenanya, menurut hemat saya, kita harus memahami betul ketika ingin menerjemahkan, menafsirkan teks-teks yang menjadi sumber ajaran Islam.

Jihad misalnya, memiliki arti sedemikian luasnya yang tidak hanya dalam Al-Qur'an dan hadis. Jihad tidak hanya dimaknai semata sebagai perang, tapi jihad juga memiliki makna misalnya menuntut ilmu.

Menyantuni fakir miskin itu juga jihad, bahkan melawan hawa nafsu diri kita sendiri itu juga bagian dari jihad. Perempuan-perempuan yang wafat karena melahirkan bayinya mereka juga tergolong syahid. Mereka yang wafat karena pandemi juga syahid.

Alhasil, makna jihad itu luas bukan semata perang.

Andai jihad dimaknai perang, maka konteks perang itu harus dipahami, dimengerti secara menyeluruh karena apa makna perang dalam Islam? Tidak bisa sembarang orang.

Perang dalam Islam adalah upaya mempertahankan diri dari serangan musuh.

Bukan secara agresif memulai tindak kekerasan kepada pihak-pihak yang memerangi kita.

Jadi, dalam situasi damai seperti ini tidak pada tempatnya kita menerapkan ayat-ayat perang dalam situasi saat ini.

Siapa yang menetapkan perang itu juga tidak bisa setiap orang atau sekelompok orang.

Penentuan perang harus dilakukan oleh pemerintahan yang sah, sebuah pemerintahan yang disepakati bersama, begitu juga tempat dan waktunya. Tidak bisa begitu saja.

Oleh karenanya, terkait dengan ijtihad jihad, mari kita berjihad dalam konteks sekarang ini berperang melawan kebodohan, melawan kemiskinan, melawan keterbelakangan yang harus terus kita upayakan bersama.

Wassalamualaikum. Wr. Wb.

(agn/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK