Kembali Digelar, Met Gala Bakal Dobrak Tradisi

tim, CNN Indonesia | Selasa, 13/04/2021 20:32 WIB
Gelaran Met Gala bakal kembali dilangsungkan secara berbeda dan mendobrak tradisi, setelah tahun lalu ditiadakan karena pandemi Covid-19. Gelaran Met Gala bakal kembali dilangsungkan secara berbeda dan mendobrak tradisi, setelah tahun lalu ditiadakan karena pandemi Covid-19. (AFP/Angela Weiss)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gelaran Met Gala bakal kembali dilangsungkan secara berbeda dan mendobrak tradisi setelah tahun lalu ditiadakan karena pandemi Covid-19. 

Sebagaimana dilaporkan New York Times, Met Gala akan digelar menjadi dua bagian pada September tahun ini dan Mei tahun depan. Biasanya, Met Gala digelar pada Senin permulaan bulan Mei.

Menurut direktur dan kepala kritikus mode Times, Vanessa Friedman, bagian pertama acara Met Gala akan dibuka di Metropolitan Museum of Art (MoMA) pada September mendatang, tepat setelah pagelaran New York Fashion Week 2021. Sementara, bagian kedua acara Met Gala akan jatuh pada Mei 2022.


Kurator Costume Institute MoMA, Andrew Bolton mengatakan kepada Times bahwa pesta tahun ini akan menjadi perayaan mode Amerika setelah terdampak pandemi.

"Kami sangat sadar ingin ini menjadi perayaan komunitas mode Amerika, yang sangat terdampak selama pandemi," kata Bolton.

Dia menambahkan, "Saya pikir mode Amerika sedang mengalami kebangkitan, dengan desainer muda Amerika di garda depan diskusi seputar keragaman, inklusi, keberlanjutan dan kreativitas yang membara. Saya merasa itu sangat menarik."

Nantinya, gelaran ini juga akan bertepatan dengan dua pameran di Museum Met, dengan yang pertama adalah "In America: A Lexicon of Fashion," yang disebut akan menekankan desain kontemporer lebih dari pameran Costume Institute mana pun di masa lalu.

Sementara pameran kedua, "In America: An Anthology of Fashion", akan menggambarkan pada 300 tahun narasi bersejarah, baik pribadi maupun politik. Beberapa yang terkenal, seperti Battle of Versailles dan nama-nama seperti Oscar de la Renta dan Bill Blass, lalu kisah Fannie Criss, penjahit pergantian abad ke-20 di Virginia dan anak mantan budak, serta Elizabeth Keckley, penjahit Mary Todd Lincoln.

Met Gala merupakan gelaran tahunan yang diinisiasi oleh Wintour dan kerap disebut sebagai "Party of the Year," "Super Bowl of fashion," serta "Oscars of the East Coast." Semula, pada 1948, gelaran ini hanyalah acara makan malam di mana para tamu membayar harga tiket masuk sebesar $ 50 untuk mendapatkan keuntungan dari Costume Institute di MoMA.

Bukan cuma ajang pamer busana biasa, Met Gala juga menggelar penggalangan dana untuk Costume Institute di museum.

Gelaran ini rutin diadakan pada Senin di permulaan Mei tiap tahun sejak 2005. Ini juga sebagai penanda permulaan pameran musim semi.

Hanya mereka yang diundang yang bisa hadir. Itu pun mereka harus membayar tiket seharga US$30ribu (Rp452,3 juta).

Selain karena pandemi Covid-19, Met Gala juga pernah tidak diadakan sama sekali pada 1963, menyusul pembunuhan Presiden John F. Kennedy. Kemudian pada 2002 akibat peristiwa 9/11.

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK