Panen Mawar Saat Ramadan 2021 di Kota Taif

Titi Fajriyah, CNN Indonesia | Sabtu, 17/04/2021 18:32 WIB
Kota Taif yang terletak di bagian barat Arab Saudi, Bulan Ramadan tahun ini berwarna merah muda dan mewangi seiring panen mawar sejak awal April. Panen bunga di Kota Taif yang terletak di bagian barat Arab Saudi. (Foto: AFP/FAYEZ NURELDINE)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kota Taif yang terletak di bagian barat Arab Saudi, Bulan Ramadan tahun ini berwarna merah muda dan mewangi seiring panen mawar yang terjadi sejak awal April.

Setiap musim semi, bunga mawar mekar di Taif yang punya julukan Kota Mawar tersebut. Taif memiliki lebih dari 800 perkebunan bunga yang sebagian di antaranya telah dibuka untuk wisatawan.

Sekitar 300 juta bunga mawar mekar setiap tahun. Tak ayal jika panen mawar mengubah lanskap luas gurun yang cokelat muda menjadi berwarna cerah merah muda serta harum.


Setiap tahunnya di bulan April, para petani mulai panen bunga mawar untuk dijadikan minyak esensial. Minyak tersebut biasanya digunakan untuk membersihkan dinding bagian luar Ka'bah di Kota Suci Makkah.

Salah seorang pekerja di perkebunan Bin Salman yang bertugas merawat dan menjaga semak mawar mengatakan telah memetik puluhan ribu bunga setiap harinya. Bunga tersebut kemudian dibuat air dan minyak mawar yang jadi komponen penting dalam industri kosmetik dan kuliner di Arab Saudi.

Setelah bunga mawar dipetik, pekerja mengisi dan menimbang keranjang. Bunga mawar yang sudah ditakar kemudian direbus dan disuling airnya.

"Kami mulai merebus mawar dengan api besar sampai hampir menguap, dan ini membutuhkan waktu sekitar 30 hingga 35 menit," kata Khalaf Al-Tuweiri, pemilik pertanian Bin Salman dilansir AFP.

"Setelah itu kami tunggu sampai panas air menurun sekitar 15 sampai 30 menit hingga proses penyulingan dimulai yang berlangsung selama delapan jam," ujarnya.

Setelah minyak mengapung ke atas stoples kaca, proses ekstraksi dimulai. Minyak kemudian diekstraksi dengan jarum suntik berukuran besar untuk mengisi botol berukuran berbeda untuk dijual dengan harga $106 atau sekitar Rp1,5 juta untuk ukuran paling kecil.

Minyak wangi menjadi salah satu daya tarik jutaan wisatawan Muslim yang datang ke Arab Saudi setiap tahunnya untuk berziarah. Seperti diketahui, tumbuhan khususnya bunga telah lama menjadi bagian dari seni dalam islam.

(TTF/mik)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK