Djamaa el Djazair, Masjid dengan Menara Tertinggi di Dunia

CNN Indonesia | Jumat, 16/04/2021 17:30 WIB
Masjid Djamaa el Djazaïr, atau Masjid Agung Aljazair, memegang predikat sebagai masjid dengan menara tertinggi di dunia. Masjid Djamaa el Djazaïr di Aljazair. AFP/RYAD KRAMDI
Jakarta, CNN Indonesia --

Masjid Djamaa el Djazaïr, atau Masjid Agung Aljazair, memang bukan masjid terbesar di dunia, karena kapasitasnya "hanya" 120 ribu jemaah, masih di bawah Masjid Jamkaran di Iran bahkan Masjid Istiqlal di Indonesia.

Tapi dalam hal menara, masjid yang berada di ibu kota Aljir ini memegang predikat sebagai masjid dengan menara tertinggi di dunia.

Sejarah pembangunan masjid ini dimulai pada Agustus 2012, setelah tender dari pemerintah Aljazair dimenangkan oleh China State Construction Engineering Corporation.


Desainnya dikerjakan oleh arsitek Jerman KSP Juergen Engel Architekten dan insinyur Krebs und Kiefer International.

Kemegahan Masjid Djamaa el Djazaïr diganjar dengan dana pembangunan sekitar US$1 miliar dari uang publik, seperti yang dikutip dari Africa News.

Pembangunan masjid ini merupakan ide dari mantan Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika - yang akhirnya lengser usai 20 tahun memerintah setelah dipaksa mengundurkan diri pada April 2019 oleh protes jalanan.

Sering disebut Masjid Bouteflika, pembangunan masjid ini sempat mendapat kritik dari penduduk Aljazair yang merasa kalau dana besar untuk pembangunan "masjid mewah" seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan sekolah dan rumah sakit.

Di tengah pro dan kontra, pembangunan masjid terus berjalan. Sekitar 2.300 pekerja dari China, Aljazair, dan negara-negara Afrika lainnya dikerahkan untuk mengerjakan proyek tersebut.

Namun, pembangunannya sempat mandek tiga tahun karena masalah anggaran karena jatuhnya harga minyak.

Proses pembangunan masjid ini selesai pada April 2019 dan masjid dibuka untuk umum pada November 2020.

Masjid ini berdiri di atas lahan seluas 400 ribu meter persegi dan menghadap ke Laut Mediterania.

Ruang salat memiliki kapasitas 30 ribu jemaah, sementara struktur termasuk kompleks dapat menampung hingga 100 ribu jemaah, dilengkapi tempat parkir untuk 7.000 mobil.

Kompleks masjid ini juga memiliki sekolah Al Quran, taman, perpustakaan, area perumahan staf, stasiun pemadam kebakaran, museum seni Islam, dan pusat penelitian tentang sejarah Aljazair.

Berbicara mengenai menaranya, menara di masjid ini menjulang setinggi 265 meter. Otomatis menara ini menjadi gedung tertinggi di Afrika.

Di atas menara juga terdapat dek observasi untuk pengunjung menikmati pemandangan Aljazair dari ketinggian. Tak perlu lelah saat menggapai 37 lantainya, karena tersedia elevator untuk mengantar ke atas.

Interior masjid dirancang bergaya Andalusia, serta didekorasi dengan kayu, marmer, dan batu pualam.

Dinding dalam masjid menampilkan hiasan enam kilometer teks Alquran dalam kaligrafi Arab, bersama dengan sajadah empuk berwarna pirus.

Bangunan tertinggi sebelumnya adalah menara setinggi 210 meter di kota Casablanca, Maroko.

[Gambas:Instagram]



[Gambas:Instagram]



(ard/ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK