5 Keistimewaan Hajar Aswad, Batu Mulia dari Surga
3. Sunah Rasul mencium Hajar Aswad
Mencium Hajar Aswad merupakan salah satu sunah Rasul. Nabi Muhammad SAW pernah mencontohkan mencium batu tersebut. Hal ini sesuai dengan cerita dari Umar bin Khattab yang terdapat dalam hadis riwayat Bukhari.
"Sungguh, aku tahu, kamu hanya batu. Tidak bisa memberi manfaat atau bahaya apa pun. Andai saja aku ini tak pernah sekalipun melihat Rasulullah SAW menciummu, aku pun enggan menciummu," (HR Bukhari).
4. Hajar Aswad seolah-olah tangan Allah di bumi
Keistimewaan Hajar Aswad adalah seolah-olah tangan Allah di bumi. Hajar Aswad terletad di sudut Ka'bah bagian timur laut. (Foto: AFP PHOTO / Bandar Al-DANDANI) |
Dikutip dari situs Nadhlatul Ulama, diriwayatkan Abu Ubaid, Rasulullah mengibaratkan Hajar Aswad sebagai tangan Allah di bumi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengusap Hajar Aswad ibarat sedang bersalaman dengan Allah SWT. Hal ini sesuai dengan hadis riwayat Ibnu Majah.
"Barangsiapa bersalaman dengannya (Hajar Aswad), seolah-olah ia sedang bersalaman dengan Allah yang Maha Pengasih," HR Ibnu Majah.
5. Hajar Aswad menjadi saksi di hari kiamat
Allah SWT akan membangkit Hajar Aswad di hari Kiamat dan menjadi saki bagi umat manusia.
Itulah sejumlah keistimewaan Hajar Aswad, batu mulia yang berasal dari surga.
(ptj)[Gambas:Video CNN]
Keistimewaan Hajar Aswad adalah seolah-olah tangan Allah di bumi. Hajar Aswad terletad di sudut Ka'bah bagian timur laut. (Foto: AFP PHOTO / Bandar Al-DANDANI)