Cara Menerapkan Diet Oatmeal yang Benar

tim, CNN Indonesia | Kamis, 03/06/2021 10:15 WIB
Diet oatmeal adalah diet yang wajib mengonsumsi oatmeal. Berikut cara menerapkan diet oatmeal yang benar untuk menurunkan berat badan. Diet oatmeal adalah diet yang wajib mengonsumsi oatmeal. Berikut cara menerapkan diet oatmeal yang benar untuk menurunkan berat badan.(Foto: Istockphoto/ Arx0nt)
Jakarta, CNN Indonesia --

Diet oatmeal dapat membantu menurunkan berat badan. Kandungan serat yang tinggi dan rendah kalori serta lemak membuat oatmeal baik untuk diet.

Diet oatmeal adalah diet yang mewajibkan konsumsi oatmeal setiap hari. Agar berhasil menjalankan diet ini Anda harus mengetahui cara menerapkan diet oatmeal yang benar.

Penerapan Diet Oatmeal mencakup pola makan serta jenis makanan yang dikonsumsi bersama oatmeal. Imbangi pula dengan olahraga agar penurunan berat badan semakin optimal.


Berikut cara menerapkan diet oatmeal yang benar:

ilustrasi oatmealCara menerapkan diet oatmeal yang benar terdiri dari dua fase. (Foto: Istockphoto/ 4nadia)

Dikutip dari Healthline, derdapat dua fase menjalani diey oatmeal.

Fase 1

Makan oatmeal sebanyak tiga kali sehari selama satu minggu pertama. Anda hanya diperbolehkan mengkonsumsi oatmeal dengan bahan gandum utuh dan bukan oatmeal instan. Padukan dengan telur atau buah dan sayuran hijau seperti brokoli sebagai lauk.

Fase 2

Pada minggu kedua, Anda hanya diperbolehkan mengkonsumsi bubur gandum sebanyak satu atau dua kali sehari. Tambahkan lebih banyak buah dan sayuran sebagai lauk sarapan oatmeal Anda. Hindari menggunakan gula sebagai perasa, ganti dengan madu alami, yogurt tawar atau susu rendah lemak.

Selama menjalani fase ini Anda sebaiknya mengurangi asupan makanan tinggi lemak dan kalori. Ganti makanan berlemak dan berkalori tersebut dengan yang lebih sehat seperti camilan buah segar atau kacang-kacangan.

Pada fase 2, Anda mendapatkan sedikit kebebasan mengkonsumsi makanan di malam hari selain oatmeal. Meski demikian, sebaiknya tetap mengkonsumsi makanan rendah kalori tapi tinggi protein seperti ayam panggang, ikan, daging tanpa lemak, dan kentang.

Meski telah menjalani pola makan oatmeal dengan asupan lauk yang sehat dan rendah kalori Anda harus tetap melakukan olahraga. Tanpa olahraga pembakaran lemak tidak akan maksimal. Lakukan olahraga yang sesuai dengan tubuh Anda dan perbanyak asupan air putih.

Takaran oatmeal untuk diet

ilustrasi oatmealCara menerapkan diet oatmeal yang benar adalah dengan memperhitungkan takaran oatmeal yang dikonsumsi. (Foto: Istockphoto/ Brycia James)

Takaran oatmeal yang dibutuhkan berbeda-beda pada setiap orang. Namun, rata-rata takaran ideal oatmeal untuk diet adalah sebanyak setengah cangkir atau sekitar 64 gram oatmeal dalam setiap penyajian baik pagi, siang, ataupun malam.

Manfaat oatmeal untuk diet

Oatmeal kaya akan kandungan serat, protein, vitamin dan mineral. Dalam penyajian 1 cangkir oatmeal terdapat kandungan kalori sebesar 307, karbohidrat 55 gram, protein 11 gram, dan serat 8 gram.

Dengan kandungan gizi tersebut, mengkonsumsi oatmeal tidak hanya baik untuk menurunkan berat badan tapi juga untuk menjaga kesehatan.

Berikut manfaat oatmeal untuk kesehatan:

  • Menurunkan kadar kolesterol
  • Meningkatkan kendali gula darah
  • Bermanfaat bagi kesehatan jantung
  • Baik untuk kesehatan usus dan melancarkan pencernaan
  • Mengurangi risiko Asma

Itulah cara menerapkan diet oatmeal yang benar. Konsultasikan pula dengan dokter atau ahli gizi agar Anda mendapatkan pola diet yang tepat sesuai dengan profil diri Anda.

(imb/ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK