Dating Apps Inggris 'Ikut-ikutan' Dukung Vaksinasi Covid-19

tim, CNN Indonesia | Senin, 07/06/2021 09:13 WIB
Aplikasi kencan online di Inggris menjalin kemitraan dengan pemerintah untuk mendukung program vaksinasi pemerintah untuk kaum muda. Aplikasi kencan online di Inggris menjalin kemitraan dengan pemerintah untuk mendukung program vaksinasi pemerintah untuk kaum muda. (iStockphoto/Wachiwit)
Jakarta, CNN Indonesia --

Aplikasi kencan online di Inggris menjalin kemitraan dengan pemerintah untuk mendukung program vaksinasi pemerintah untuk kaum muda.

Aplikasi kencan populer pada hari Senin meluncurkan kampanye yang mendorong penggunanya di Inggris untuk mengunggah "Saya mendapatkan kesempatan saya" di profil mereka. Hal ini dilakukan untuk menjangkau orang dewasa muda.

Dalam kemitraan dengan pemerintah, aplikasi termasuk Tinder, Bumble, dan Hinge menawarkan stiker, lencana, dan bonus khusus untuk pengguna yang mengatakan bahwa mereka terinfeksi virus corona, kata Departemen Kesehatan.


Mengutip AFP, Menteri Vaksin Nadhim Zahawi mengatakan dia senang bahwa kami bermitra dengan aplikasi kencan untuk meningkatkan penyerapan vaksin di seluruh negeri.

Di Inggris, pengguna aplikasi kencan dapat menunjukkan dukungan mereka untuk vaksinasi di profil mereka dengan imbalan kredit gratis atau memberikan bonus dalam aplikasi kepada orang lain yang mengatakan mereka divaksinasi.

Pengguna Banyak Ikan dapat memposting lencana yang mengatakan "Saya mendapat suntikan (vaksin)saya" sementara pengguna OkCupid dapat menambahkan lencana yang mengatakan: "Saya divaksinasi."

Aplikasi ini juga mengiklankan kampanye "Setiap vaksinasi memberi kita harapan" dari pemerintah Inggris.

Departemen Kesehatan bahkan menyarankan agar pengguna dapat meningkatkan peluang romantis mereka dengan memberi tahu tanggal potensial mereka divaksinasi.

Kemitraan ini dilakukan sesuai berdasarkan survei yang dilakukan YouGov pada Mei lalu. Sekitar 28 persen orang mengaku tak akan mau berkencan dengan seseorang yang tak divaksin. Sedangkan 31 persen lainnya memilih tidak berkencan.

Meskipun pemerintah Inggris 'meminta bantuan' aplikasi kencan online untuk mendukung vaksinasi bagi kaum muda, namun pemerintah belum secara resmi memberikan lampu hijau untuk kencan kasual selama pandemi masih menerpa.

Saran untuk Inggris adalah bahwa orang dapat memilih untuk tidak menjaga jarak sosial saat bertemu teman dan keluarga tetapi harus "berhati-hati".

Sejauh ini, Inggris telah memberikan lebih dari 27 juta orang dosis vaksin dan lebih dari 40 juta telah menerima dosis tunggal.

Selain Inggris, Amerika Serikat juga meluncurkan inisiatif serupa pada bulan Mei, menghubungkan dengan aplikasi termasuk Tinder, OKCupid, dan Plenty of Fish.

(chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK