Positif Covid Setelah Vaksin Pertama, Bagaimana Vaksin Kedua?

Tim | CNN Indonesia
Jumat, 25 Jun 2021 17:15 WIB
Banyak orang yang tertular Covid-19 setelah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama. Bagaimana dengan pemberian vaksin dosis kedua? Ilustrasi. Banyak orang yang tertular Covid-19 setelah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Vaksin Covid-19 akan bekerja maksimal jika diberikan sebanyak dua dosis suntikan dalam rentang waktu yang ditentukan. Namun, bagaimana jika Anda terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 saat jeda waktu menuju suntikan dosis kedua?

Pertanyaannya kemudian adalah apakah seseorang yang tertular Covid-19 saat jeda waktu menunggu suntikan dosis kedua bisa melanjutkan vaksinasinya?

Jawabannya, seseorang masih bisa melanjutkan vaksinasi dosis kedua setelah dinyatakan sembuh atau bebas dari Covid-19. Artinya, masyarakat tak perlu mengulangi proses vaksinasi dari awal jika di tengah perjalanan terinfeksi virus SARS-CoV-2.

"Menunggu tiga bulan [setelah dinyatakan positif], lanjut dosis kedua saja," ujar Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi, Jumat (25/6).

Selain itu, Nadia juga menegaskan bahwa suntikan dosis pertama dan kedua harus menggunakan vaksin yang sama. Jika Anda menggunakan Sinovac pada suntikan pertama, maka pada suntikan selanjutnya Anda diharusnya untuk tetap menggunakan Sinovac.

"Jadi, vaksin satu dan kedua harus sama," ujar Nadia.

Sebagaimana diketahui, banyak orang yang tertular Covid-19 setelah mendapatkan suntikan vaksin dosis pertama.

Para ahli sebelumnya pernah menegaskan bahwa suntikan vaksin dosis pertama tak menjamin tubuh langsung kebal terhadap paparan virus SARS-CoV-2. Seseorang masih bisa tertular meski tubuhnya sedang dalam proses pembentukan antibodi yang disuntikkan vaksin.

Antibodi disebut baru akan terbentuk sempurna dan mulai bekerja dengan baik melawan paparan virus corona pada hari ke-28.

Namun, meski antibodi sudah terbentuk, vaksin juga tak 100 persen membuat tubuh jadi kebal terhadap virus corona. Vaksin hanya bekerja untuk mencegah timbulnya gejala parah dan menekan risiko kematian.

Untuk itu, program vaksinasi seharusnya tak serta merta membuat masyarakat jadi abai terhadap protokol kesehatan.

Hingga saat ini, protokol kesehatan tetap menjadi kunci pencegahan penularan Covid-19. Masyarakat disarankan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan meski telah mendapatkan vaksin, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Usahakan juga untuk tetap berada di rumah jika tak ada keperluan mendesak.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER