7 Saran Dokter Agar Isolasi Mandiri Tak Bikin Stres
CNN Indonesia
Kamis, 08 Jul 2021 19:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi. Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri kerap mengalami stres. (istockphoto/rudi_suardi)
Jakarta, CNN Indonesia --
Terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 mungkin bakal bikin Anda stresdan pusing sendiri. Rasa khawatir akan Covid-19 yang memburuk mungkin jadi bayang-bayang setiap hari sehingga ingin segera sembuh.
Stres karena Covid-19 ternyata tidak hanya dirasakan oleh pasien yang dirawat di rumah sakit. Pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri pun bisa merasakan stres.
Padahal, orang yang menjalani isolasi mandiri masih bisa melakukan beberapa kegiatan. Ada beberapa hal juga yang perlu terus dilakukan oleh pasien Covid-19 isolasi mandiri agar segera sembuh.
"Saya buat beberapa kegiatan untuk pasien Covid-19 yang isolasi mandiri, ini to-do-list, biar saat isoman cepet sembuh dan enggak stres ya," kata dokter spesialis paru Erlina Burhan, dalam webinar, Jumat (2/7).
1. Me time
Erlina mengatakan, isolasi mandiri sebenarnya waktu untuk diri sendiri.
Selama isolasi mandiri, Anda bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan, asalkan tidak mengabaikan protokol kesehatan.
"Isolasi mandiri itu, kan, sebenarnya me time, mau baca buku, menulis jurnal, nonton film, rebahan seharian, atau apa pun, yang sebelumnya ingin dilakukan tapi enggak bisa, nah, saat isolasi mandiri itu saatnya," ucap Erlina.
2. Stop medsos
Menurut Erlina, media sosial penuh dengan kabar hoaks tentang Covid-19 yang bisa membuat pasien jadi stres.
Bermain media sosial yang awalnya menghibur bisa jadi bikin panik dan kepikiran akan Covid-19. Sehingga bermain sosial media sebaiknya dihentikan sementara saat masa isolasi mandiri.
"Sudah, lupain aja media sosial, apalagi WhatsApp grup yang isinya hoaks semua. Tidak usah dipikirkan," katanya.
3. Banyak berdoa
Berdoa kepada sang pencipta bisa memberikan ketenangan pada jiwa. Ketika jiwa merasa tenang, maka Anda akan lebih rileks dan bisa beristirahat lebih baik.
Erlina mengatakan, selain obat dan vitamin, pikiran dan jiwa yang tenang bisa membantu pasien Covid-19 sembuh lebih cepat.
Simak tips dokter lainnya saat isoman di halaman berikutnya.
4. Tetap protokol kesehatan
Erlina mengatakan, saat isolasi mandiri, pasien Covid-19 mesti tetap menerapkan protokol kesehatan. Setiap orang dalam rumah juga hendaknya menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan sehabis menyentuh benda-benda.
Peralatan makan, minum, dan pakaian kotor juga sebaiknya dipisahkan satu sama lain untuk mengurangi risiko terpapar secara tidak langsung.
Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri harus mendapat sirkulasi udara yang baik. Buka jendela kamar agar masuk aliran udara bersih ke dalam kamar.
Selain itu, pasien Covid-19 juga disarankan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit agar mendapat vitamin D alami.
6. Olahraga rutin
Pasien Covid-19 isolasi mandiri masih dibolehkan berolahraga ringan. Beberapa jenis peregangan tubuh atau senam ringan bisa dilakukan.
Orang yang isolasi mandiri juga disarankan melakukan latihan pernapasan untuk menjaga kesehatan paru-paru.
7. Periksa suhu tubuh dan saturasi oksigen
Agar segera sembuh, pasien Covid-19 yang isolasi mandiri baiknya mengetahui perkembangan kesehatannya dengan cara memeriksa suhu tubuh dan saturasi oksigen di rumah.
Langkah ini juga dinilai sebagai antisipasi jika keadaan fisik pasien mengalami perburukan. Ketika demam misalnya, dengan pengukuran suhu tubuh rutin, maka pasien dan wali pasien bisa mengetahui jika suhunya berada di atas normal atau sedikit naik.
Dengan demikian, pasien bisa dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan.
"Ketika suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Erlina.
Jakarta, CNN Indonesia --
Terinfeksi virus corona penyebab Covid-19 mungkin bakal bikin Anda stresdan pusing sendiri. Rasa khawatir akan Covid-19 yang memburuk mungkin jadi bayang-bayang setiap hari sehingga ingin segera sembuh.
Stres karena Covid-19 ternyata tidak hanya dirasakan oleh pasien yang dirawat di rumah sakit. Pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri pun bisa merasakan stres.
Padahal, orang yang menjalani isolasi mandiri masih bisa melakukan beberapa kegiatan. Ada beberapa hal juga yang perlu terus dilakukan oleh pasien Covid-19 isolasi mandiri agar segera sembuh.
"Saya buat beberapa kegiatan untuk pasien Covid-19 yang isolasi mandiri, ini to-do-list, biar saat isoman cepet sembuh dan enggak stres ya," kata dokter spesialis paru Erlina Burhan, dalam webinar, Jumat (2/7).
1. Me time
Erlina mengatakan, isolasi mandiri sebenarnya waktu untuk diri sendiri.
Selama isolasi mandiri, Anda bisa melakukan hal-hal yang sebelumnya tidak bisa dilakukan, asalkan tidak mengabaikan protokol kesehatan.
"Isolasi mandiri itu, kan, sebenarnya me time, mau baca buku, menulis jurnal, nonton film, rebahan seharian, atau apa pun, yang sebelumnya ingin dilakukan tapi enggak bisa, nah, saat isolasi mandiri itu saatnya," ucap Erlina.
2. Stop medsos
Menurut Erlina, media sosial penuh dengan kabar hoaks tentang Covid-19 yang bisa membuat pasien jadi stres.
Bermain media sosial yang awalnya menghibur bisa jadi bikin panik dan kepikiran akan Covid-19. Sehingga bermain sosial media sebaiknya dihentikan sementara saat masa isolasi mandiri.
"Sudah, lupain aja media sosial, apalagi WhatsApp grup yang isinya hoaks semua. Tidak usah dipikirkan," katanya.
3. Banyak berdoa
Berdoa kepada sang pencipta bisa memberikan ketenangan pada jiwa. Ketika jiwa merasa tenang, maka Anda akan lebih rileks dan bisa beristirahat lebih baik.
Erlina mengatakan, selain obat dan vitamin, pikiran dan jiwa yang tenang bisa membantu pasien Covid-19 sembuh lebih cepat.
Simak tips dokter lainnya saat isoman di halaman berikutnya.
Saran Dokter Agar Isolasi Mandiri Tak Bikin Stres
Ilustrasi. Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri kerap mengalami stres. (Picjumbo/Viktor Hanacek)
4. Tetap protokol kesehatan
Erlina mengatakan, saat isolasi mandiri, pasien Covid-19 mesti tetap menerapkan protokol kesehatan. Setiap orang dalam rumah juga hendaknya menggunakan masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan sehabis menyentuh benda-benda.
Peralatan makan, minum, dan pakaian kotor juga sebaiknya dipisahkan satu sama lain untuk mengurangi risiko terpapar secara tidak langsung.
Pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri harus mendapat sirkulasi udara yang baik. Buka jendela kamar agar masuk aliran udara bersih ke dalam kamar.
Selain itu, pasien Covid-19 juga disarankan berjemur di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit agar mendapat vitamin D alami.
6. Olahraga rutin
Pasien Covid-19 isolasi mandiri masih dibolehkan berolahraga ringan. Beberapa jenis peregangan tubuh atau senam ringan bisa dilakukan.
Orang yang isolasi mandiri juga disarankan melakukan latihan pernapasan untuk menjaga kesehatan paru-paru.
7. Periksa suhu tubuh dan saturasi oksigen
Agar segera sembuh, pasien Covid-19 yang isolasi mandiri baiknya mengetahui perkembangan kesehatannya dengan cara memeriksa suhu tubuh dan saturasi oksigen di rumah.
Langkah ini juga dinilai sebagai antisipasi jika keadaan fisik pasien mengalami perburukan. Ketika demam misalnya, dengan pengukuran suhu tubuh rutin, maka pasien dan wali pasien bisa mengetahui jika suhunya berada di atas normal atau sedikit naik.
Dengan demikian, pasien bisa dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapat perawatan.
"Ketika suhu tubuh di atas 38 derajat celcius, segera pergi ke fasilitas kesehatan terdekat," kata Erlina.