Ada banyak sumber vitamin D yang bisa didapat tubuh selain dari sinar matahari, salah satunya dari makanan.( iStockphoto/yulka3ice)
Jakarta, CNN Indonesia --
Ada banyak sumber vitamin D yang bisa didapat tubuh selain dari sinar matahari, salah satunya dari makanan. Beberapa jenis makanan diketahui mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh, berikut beberapa di antaranya.
Banyak orang mengonsumsi suplemen vitamin D dan berlama-lama berjemur di bawah sinar matahari saat pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan demi mendapat kekebalan tubuh agar terhindar dari virus SARS-CoV-2.
Berjemur memang bisa membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh.Namun sebenarnya berjemur saja tidak cukup memenuhi kebutuhan harian vitamin D.Selain itu, berjemur juga tidak disarankan dalam waktu lama, para ahli menyarankan cukup 10-15 menit saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu diketahui bahwa vitamin D adalah vitamin larut lemak. Artinya, tubuh memerlukan lemak untuk bisa memproses vitamin D agar fungsinya tercapai. Di dalam tubuh, vitamin D berfungsi menyerap mineral kalsium, membantu penguatan tulang dan gigi, membantu membentuk sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Selain berjemur, sebenarnya tubuh bisa mendapat vitamin D dari makanan. Dokter spesialis penyakit dalam di RS Premier Bintaro, Ariska Sinaga mengatakan, tubuh sudah bisa mendapatkan kebutuhan vitamin D harian dari makanan.
"Kebutuhan harian vitamin D seseorang 400-800 International Unit [IU] per hari, kebutuhan harian ini bisa didapat dari makanan," kata Ariska saat dihubungi CNNIndonesia.com, belum lama ini.
Sehingga sebenarnya untuk orang yang sehat tidak perlu mengonsumsi vitamin D karena kebutuhan hariannya bisa didapat dari makanan. Hanya saja, pastikan makanan yang Anda konsumsi merupakan makanan sehat bergizi, dan mengandung vitamin D.
Berikut beberapa makanan sumber vitamin D.
- Ikan salmon
Ariska mengatakan, ikan salmon merupakan sumber vitamin D. Salmon juga merupakan bahan makanan yang paling banyak mengandung vitamin D dari makanan lainnya.
"Dalam 100 gram salmon, ada 526 IU vitamin D, itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda," ucap Ariska.
- Ikan sarden
Ikan sarden juga merupakan sumber vitamin D dari makanan. Meski kandungan vitamin D ikan sarden tak setinggi ikan salmon, sarden bisa jadi pilihan karena harganya yang terjangkau.
Menurut Ariska, dalam 100 gram sarden terdapat sekitar 270-300 IU vitamin D.
- Ikan tuna
Jenis ikan lainnya yang juga mengandung vitamin D adalah ikan tuna. Rata-rata dalam 100 gram ikan tuna terdapat 227 IU vitamin D.
- Jamur
Jamur merupakan sumber vitamin D, Anda yang vegetarian bisa memilih konsumsi jamur untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian.
Sebenarnya kandungan vitamin D pada jamur berbeda-beda, bergantung pada jenis jamurnya. Jamur liar biasanya memiliki lebih banyak vitamin D daripada jenis jamur yang ditanam komersil.
- Kuning telur
Kuning telur memiliki reputasi buruk karena bisa meningkatkan kolesterol jahat. Meski demikian, bukan berarti Anda menghindari makan kuning telur.
Kuning telur kaya akan vitamin D, seng, dan selenium yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
- Minyak ikan kod
Minyak ikan kod sudah dikenal sebagai suplemen populer kaya akan vitamin D. Konsumsi minyak ikan kod bisa jadi pilihan jika Anda tak suka ikan.
Kandungan vitamin D pada satu sendok minyak ikan kod juga cukup besar, mencapai 448 IU, menjadikan minyak ikan kod sebagai sumber vitamin D.
Jakarta, CNN Indonesia --
Ada banyak sumber vitamin D yang bisa didapat tubuh selain dari sinar matahari, salah satunya dari makanan. Beberapa jenis makanan diketahui mengandung vitamin D yang baik untuk tubuh, berikut beberapa di antaranya.
Banyak orang mengonsumsi suplemen vitamin D dan berlama-lama berjemur di bawah sinar matahari saat pandemi Covid-19. Hal itu dilakukan demi mendapat kekebalan tubuh agar terhindar dari virus SARS-CoV-2.
Berjemur memang bisa membantu pembentukan vitamin D dalam tubuh.Namun sebenarnya berjemur saja tidak cukup memenuhi kebutuhan harian vitamin D.Selain itu, berjemur juga tidak disarankan dalam waktu lama, para ahli menyarankan cukup 10-15 menit saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perlu diketahui bahwa vitamin D adalah vitamin larut lemak. Artinya, tubuh memerlukan lemak untuk bisa memproses vitamin D agar fungsinya tercapai. Di dalam tubuh, vitamin D berfungsi menyerap mineral kalsium, membantu penguatan tulang dan gigi, membantu membentuk sistem kekebalan tubuh, hingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
Selain berjemur, sebenarnya tubuh bisa mendapat vitamin D dari makanan. Dokter spesialis penyakit dalam di RS Premier Bintaro, Ariska Sinaga mengatakan, tubuh sudah bisa mendapatkan kebutuhan vitamin D harian dari makanan.
"Kebutuhan harian vitamin D seseorang 400-800 International Unit [IU] per hari, kebutuhan harian ini bisa didapat dari makanan," kata Ariska saat dihubungi CNNIndonesia.com, belum lama ini.
Sehingga sebenarnya untuk orang yang sehat tidak perlu mengonsumsi vitamin D karena kebutuhan hariannya bisa didapat dari makanan. Hanya saja, pastikan makanan yang Anda konsumsi merupakan makanan sehat bergizi, dan mengandung vitamin D.
Sumber Vitamin D Selain dari Sinar Matahari
Foto: Reuters
Berikut beberapa makanan sumber vitamin D.
- Ikan salmon
Ariska mengatakan, ikan salmon merupakan sumber vitamin D. Salmon juga merupakan bahan makanan yang paling banyak mengandung vitamin D dari makanan lainnya.
"Dalam 100 gram salmon, ada 526 IU vitamin D, itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda," ucap Ariska.
- Ikan sarden
Ikan sarden juga merupakan sumber vitamin D dari makanan. Meski kandungan vitamin D ikan sarden tak setinggi ikan salmon, sarden bisa jadi pilihan karena harganya yang terjangkau.
Menurut Ariska, dalam 100 gram sarden terdapat sekitar 270-300 IU vitamin D.
- Ikan tuna
Jenis ikan lainnya yang juga mengandung vitamin D adalah ikan tuna. Rata-rata dalam 100 gram ikan tuna terdapat 227 IU vitamin D.
- Jamur
Jamur merupakan sumber vitamin D, Anda yang vegetarian bisa memilih konsumsi jamur untuk memenuhi kebutuhan vitamin D harian.
Sebenarnya kandungan vitamin D pada jamur berbeda-beda, bergantung pada jenis jamurnya. Jamur liar biasanya memiliki lebih banyak vitamin D daripada jenis jamur yang ditanam komersil.
- Kuning telur
Kuning telur memiliki reputasi buruk karena bisa meningkatkan kolesterol jahat. Meski demikian, bukan berarti Anda menghindari makan kuning telur.
Kuning telur kaya akan vitamin D, seng, dan selenium yang berperan penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
- Minyak ikan kod
Minyak ikan kod sudah dikenal sebagai suplemen populer kaya akan vitamin D. Konsumsi minyak ikan kod bisa jadi pilihan jika Anda tak suka ikan.
Kandungan vitamin D pada satu sendok minyak ikan kod juga cukup besar, mencapai 448 IU, menjadikan minyak ikan kod sebagai sumber vitamin D.