Jakarta, CNN Indonesia -- Masalah kulit wajah berminyak bisa dialami siapa saja, terutama yang memiliki pori-pori besar. Salah satu cara mengurangi kadar minyak tersebut biasanya menggunakan masker.
Namun, memilih masker wajah untuk kulit berminyak tentu tidak sembarangan. Karena jika kurang tepat justru bisa membuat wajah makin kusam dan yang paling parah akan memicu jerawat meradang.
Menurut penuturan dokter kulit Debra Jaliman melalui Prevention, masker wajah yang bagus untuk kulit berminyak harus mengandung bahan-bahan alami atau murni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khasiat bahan alami tersebut bertujuan untuk menghambat produksi sebum berlebih penyebab kulit wajah berminyak namun tetap menjaga kulit terhidrasi.
Kandungan untuk Masker Wajah Berminyak
 Kandungan untuk masker wajah berminyak (Foto: iStockphoto/triocean) |
Bahan-bahan yang perlu ada dalam komposisi masker wajah untuk kulit berminyak dan berpori-pori besar di antaranya:
Kaolin clay bukan sembarang tanah liat. Mineral dalam kaolin clay dapat menekan produksi minyak, sekresi, dan kontaminan dari kulit.
Zat aktifnya berfungsi sebagai pembersih dan penyegar sekaligus menyerap kelembapan dan kotoran.
Biasanya campuran clay untuk masker berasal dari jenis tertentu khusus untuk kecantikan seperti sea clay, french green clay, atau multani mitti.
Menggunakan masker wajah berjenis clay dapat membantu menghilangkan kotoran dan menyerap minyak berlebih pada kulit serta menghambat risiko tumbuhnya jerawat.
Di samping kaolin clay, bentonite clay dapat membantu mengobati jerawat dan mengatasi kulit berminyak, serta memberi efek menenangkan pada jerawat yang meradang, merujuk Medical News Today.
Sulfur termasuk mineral alami yang direkomendasikan untuk pemilik kulit wajah berminyak. Sulfur membantu mengeksfoliasi sel-sel kulit mati, menyerap kelebihan minyak, serta mengatasi komedo putih dan komedo hitam.
Kandungan Alpha hydroxy acid mudah ditemui di berbagai produk kecantikan seperti masker wajah.
Karena asam jenis ini terbuat dari buah-buahan yang bisa mengeksfoliasi kulit serta mengeringkan komedo putih, komedo hitam, dan memudarkan bekas jerawat.
Beta hydroxy acid adalah asam sitrat yang sifatnya larut dalam minyak, sehingga mengendalikan produksi minyak di wajah.
Salah satu jenis BHA yang paling umum digunakan adalah asam salisilat yang membantu menghambat perkembangan bakteri.
Orang yang kekurangan zinc rentan mengalami kulit berjerawat. Dengan begitu, manfaat zinc ini cukup efektif kurangi peradangan jerawat serta menekan aktivitas kelenjar minyak.
Kulit yang berminyak umumnya rentan berjerawat. Penggunaan masker wajah berbahan charcoal atau arang ini mampu mengecilkan pori sehingga menyeimbangkan produksi minyak.
Di samping itu, sifat antibakteri pada arang dapat membantu mengangkat bakteri pemicu jerawat dari pori-pori, sehingga mengurangi jerawat dan memperbaiki warna kulit.
Selain dapat mencerahkan, masker wajah yang mengandung vitamin C dari lemon bermanfaat untuk menyegarkan kulit berminyak karena sifatnya memiliki astringen alami.
Lemon juga kaya asam sitrat dan mengandung zat antiseptik yang dapat membunuh bakteri penyebab jerawat, mengurangi kemerahan, dan memudarkan bekas luka jerawat.
Sifat anti-bakteri dan anti-jamur pada daun mint mencegah peradangan, menyembuhkan jerawat, dan menyerap kelebihan minyak. Ditambah dengan sensasi dingin pada mint memberikan efek menenangkan pada jerawat meradang.
Sama seperti lemon, vitamin C pada masker wajah teh hijau berguna untuk menyerap kelebihan minyak sehingga setelahnya kulit wajah menjadi lebih segar.
Teh hijau juga tinggi antioksidan yakni polifenol yang membantu melawan bakteri dan mengurangi peradangan.
Serba-serbi masker wajah yang bagus untuk kulit berminyak berlanjut halaman dua...
Durasi Pemakaian Masker Wajah Berminyak
Berikut kandungan dan jenis masker wajah yang bagus untuk kulit berminyak yang bisa membantu menghambat produksi sebum sekaligus mencegah jerawat. (Foto: iStockphoto/ferlistockphoto)
Masker wajah yang bagus untuk kulit berminyak ini, bila digunakan dengan tepat hasilnya akan lebih efektif.
Durasi pemakaian masker wajah kulit berminyak sebenarnya menyesuaikan keadaan kulit atau jenis masker yang dipakai seperti sheet mask, peel-off, clay mask, atau lainnya, merujuk Healthline.
Untuk tipe clay mask yang efektif mengeluarkan minyak serta membersihkan pori-pori, sebaiknya digunakan 1-2 kali seminggu.
Jika maskernya mengandung bahan utama benzoil peroksida atau asam salisilat, gunakan 1 kali seminggu, supaya tidak ada reaksi kimia ke kulit wajah.
Terlepas dari apa pun jenis maskernya, tetap tidak disarankan dipakai sering. Idealnya 1-2 kali dalam seminggu.
Selain itu pada tahap mengaplikasikan masker ke wajah, sebaiknya tidak lebih dari 10 menit. Hal ini berlaku untuk semua jenis kulit baik itu normal, sensitif, berminyak, ataupun berjerawat.
Tips Merawat Wajah Berminyak
 Tips merawat wajah berminyak (Ilustrasi Foto: Istockphoto/ PeopleImages) |
- Double cleansing minimal 2 kali sehari untuk menghilangkan kotoran yang berada di pori-pori wajah, terlebih setelah melakukan aktivitas berat yang membuat berkeringat.
- Jangan sering-sering mencuci muka dengan sabun karena akan membuat wajah sangat kering. Kondisi tersebut justru memicu kelenjar minyak wajah memproduksi lebih banyak sebum.
- Hindari produk komedogenik yang dapat menyumbat pori-pori dan memperparah timbulnya jerawat.
- Gunakan produk perawatan khusus kulit berminyak serta produk dengan label noncomedogenic.
- Imbangi dengan konsumsi makanan bergizi dan tidur cukup.
Itulah jenis masker wajah yang bagus untuk kulit berminyak, serta cara merawatnya supaya bisa terbebas dari beragam masalah kulit.