HARI KESEHATAN SEKSUAL

4 Masalah Kesehatan Seksual yang Sering Dialami Pria

tim, CNN Indonesia | Jumat, 03/09/2021 23:30 WIB
Persoalan kesehatan seksual memang bisa dihadapi pria, terutama yang telah memasuki usia lanjut. Berikut masalah seksual yang kerap dialami pria. Persoalan kesehatan seksual memang bisa dihadapi pria, terutama yang telah memasuki usia lanjut. Berikut masalah seksual yang kerap dialami pria. ( iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bertepatan dengan Hari Kesehatan Seksual Sedunia, ada baiknya mulai membicarakan kesehatan seksual pria. Pasalnya permasalahan seksual tak melulu berkaitan dengan wanita.

Persoalan kesehatan seksual memang bisa dihadapi pria, terutama yang telah memasuki usia lanjut. Meski begitu, jangan berpikir hal ini hanya dialami mereka yang sudah tua.

Umumnya, pria berpikir mereka akan baik-baik saja selama masih memiliki gairah seksual yang tinggi. Seks tentu bukan soal gairah saja tapi bagaimana Anda mengenali berbagai kelainan yang terjadi pada tubuh.


Mengutip Brigham Health Hub, kesehatan seksual yang tidak normal bisa memengaruhi kehidupan seks Anda. Persoalan kesehatan seksual yang umum dialami pria ada beberapa macam, misalnya disfungsi ereksi, masalah ejakulasi, hingga peyronie yang tidak umum terjadi.

* Disfungsi Ereksi

Mudah 'keluar', tak bertahan lama atau bahkan sulit ereksi adalah tanda Anda mulai mengalami disfungsi ereksi. Biasanya dikenal dengan istilah impotensi yang umum terjadi pada pria usia lanjut.

Impotensi ini terjadi karena masalah aliran darah seperti tekanan darah tinggi, kanker prostat, penggunaan alkohol hingga merokok.
Pengobatan terhadap pria yang mengalami impotensi bisa dilakukan melalui prosedur bedah dan non bedah. Prosedur non bedah umumnya dilakukan dengan konsumsi obat-obatan yang bisa memperlancar aliran darah.

Sementara prosedur bedah bisa dilakukan dengan implan penis, meski begitu hal ini memang sangat tidak dianjurkan.

* Depresi Yang Menyebabkan Disfungsi Ereksi

Umumnya impotensi memang terjadi karena kesehatan fisik yang tidak terjaga. Namun, stres hingga depresi juga bisa menyebabkan Anda mengalami impotensi.

Saat masalah impotensi pria muncul dan tak ditemukan permasalahan fisik, dokter akan langsung memeriksa keadaan mental atau emosional pasien.

* Infertilitas

Masalah infertilitas tak hanya dialami wanita. Pria juga bisa mengalami hal ini. Melansir dari Mayo Clinic, infertilitas yang dialami pria umumnya terjadi karena produksi sperma yang sedikit.

Selain itu, penyakit lain juga bisa menyebabkan infertilitas seperti menderita penyakit kronis, kecelakaan hingga gaya hidup yang tidak sehat.

* Peyronie
Penyakit ini bisa terlihat secara fisik. Umumnya karena trauma ringan di bagian penis Anda. Banyak pria yang menderita peyronie telah mengalami trauma ringan yang menyebabkan pendarahan di penis.

Saat menderita peyronie, anda akan merasa sakit yang kuat di sekitar penis saat ereksi. Hal ini disebabkan ada plak di sekitar penis Anda.

Saat melakukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan ultrasound. Dalam kebanyakan kasus, rasa sakit akibat peyronie akan hilang sendiri seama 6-12 bulan. Plak yang muncul di sekitar penis juga bisa diobati sesuai dengan anjuran dokter.

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK