Polisi Terapkan Ganjil-Genap di Tiga Destinasi Wisata Yogya

CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 10:50 WIB
Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberlakukan aturan ganjil-genap di pintu masuk menuju tiga destinasi wisata selama masa pandemi. Suasana di kawasan Malioboro, Yogyakarta, yang terlihat sepi selama pandemi. (CNN Indonesia/Tunggul Damarjati)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberlakukan aturan ganjil-genap di pintu masuk menuju tiga destinasi wisata selama masa pandemi Covid-19 dan PPKM berlevel.

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Iwan Saktiadi, menuturkan aturan ini diberlakukan tiap akhir pekan di tiga destinasi wisata yang ditunjuk untuk melakukan uji coba operasi selama penerapan PPKM Level 3 di DIY.

Kata Iwan, aturan ini tertera dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 Tentang PPKM Level 2, level 3 dan level 4 di Jawa-Bali.


"Manakala anda akan berkunjung tanggal genap Sabtu maka kendaraan yang boleh masuk hanya kendaraan bernomor polisi genap. Demikian pada hari Minggunya tanggal ganjil, plat nomor ganjil lah yang berhak masuk lokasi wisata," kata Iwan dalam keterangannya, Kamis (16/9) malam.

Adapun tiga destinasi wisata termaksud antara lain; Gembira Loka Zoo (Kota Yogyakarta), Taman Tebing Breksi (Kabupaten Sleman), dan Hutan Pinus Sari Mangunan (Kabupaten Bantul).

"Tentu akan berkembang ke tempat wisata lainnya apabila kondisi dinyatakan membaik," imbuh Mantan Kapolres Sukoharjo ini.

Syarat lain yang wajib dipenuhi wisatawan adalah memiliki aplikasi PeduliLindungi untuk keperluan pemindaian kode QR di pintu masuk destinasi wisata. Selain itu aplikasi Visiting Jogja guna melakukan reservasi.

"Nanti akan ada petugas yang memeriksa, gabungan TNI, Polri, pariwisata, Satpol PP, dan Dishub," ujar Iwan.

Bagi mereka yang melanggar aturan ganjil-genap atau belum memenuhi persyaratan lainnya maka terpaksa dihalau masuk lokasi wisata.

"Hanya kita batasi, tidak masuk, tidak ada sanksi hukum. Masih pengenalan ketentuan dengan sanksi teguran atau memperingatkan untuk kembali dan tidak memasuki (obyek wisata)," tutupnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo menuturkan, setidaknya sudah ada ratusan wisatawan yang menyambangi lokasi uji coba semenjak Senin (13/9) kemarin.

"Kalau pantauan saya kemarin itu sudah di atas 200 wisatawan, yang paling banyak berada di Gembira Loka, karena di sana hari pertama Senin, itu uji coba internal siangnya langsung dibuka untuk umum. Persiapannya cukup bagus," kata Singgih ditemui di sela uji coba operasional Taman Tebing Breksi, Prambanan, Sleman, Kamis.

Lebih jauh, ia mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) guna mengatasi kendala susah sinyal di 3 destinasi wisata tadi. Koneksi internet yang lemah pasalnya akan mempersulit proses pemindaian untuk aplikasi PeduliLindungi.

"Memang tidak semua operator seluler itu bagus di setiap titiknya. Jadi mungkin dari teman-teman di pengelola untuk bisa akses internet melalui wifi," ujarnya.

"Ini juga menjadi tantangan bagi operator seluler untuk menambah pelayanan yang lebih baik lagi," pungkasnya.



(kum/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK