Cara Mencegah Pendarahan Otak, Seperti yang Dialami Tukul

tim, CNN Indonesia | Jumat, 24/09/2021 09:45 WIB
Pendarahan otak terjadi saat pembuluh arteri di otak pecah. Berikut cara mencegah pendarahan otak. Pendarahan otak terjadi saat pembuluh arteri di otak pecah. Berikut cara mencegah pendarahan otak.(Foto: iStockphoto/Firstsignal)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komedian Tukul Arwana dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) karena mengalami pendarahan di otak. Pendarahan otak adalah kondisi yang terjadi saat pembuluh arteri di otak pecah dan menyebabkan pendarahan.

Kondisi ini dapat dicegah dengan sejumlah cara. Berikut cara mencegah pendarahan otak.

Mencegah pendarahan di otak dilakukan dengan menghindari penyebab pendarahan. Dokter spesialis saraf RS PON Aldy Novriansyah menjelaskan terdapat dua penyebab pendarahan di otak.


"Pendarahan di otak penyebabnya ada dua, yang satu karena trauma dan satu lagi di sebut perdarahan otak spontan atau disebut juga sebagai stroke perdarahan penyebab utama biasanya hipertensi," kata Aldy kepada CNNInonesia.com, Kamis (23/9).

Untuk mencegah pendarahan otak karena trauma dapat dilakukan dengan menghindari benturan keras di kepala. Misalnya, hati-hati berkendara dan selalu menggunakan pengaman kepala saat naik motor.

Sedangkan pendarahan otak karena stroke dapat dicegah dengan menghindari faktor risiko penyebab stroke.

Berikut cara mencegah pendarahan otak dengan mengendalikan faktor risiko stroke:

1. Kendalikan tekanan darah

Studi menunjukkan 80 persen pasien pendarahan otak memiliki tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, menjaga tekanan darah tetap stabil dapat mengurangi risiko pendarahan otak. Tekanan darah dapat dikelola dengan pola makan yang sehat, berolahraga, dan konsumsi obat.

2. Berat badan ideal

Berat badan berlebih atau obesitas dikaitkan dengan tekanan darah tinggi dan diabetes sehingga meningkatkan risiko stroke.

Dikutip dari Harvard Health, mengurangi berat badan menjadi ideal dapat menurunkan risiko pendarahan otak secara signifikan.

3. Berolahraga

Berolahraga yang teratur membantu mengelola tekanan darah dan menjaga berat badan. Setiap orang dewasa disarankan untuk berolahraga 30-60 menit setiap hari, lima kali dalam seminggu.

Studi menunjukkan berolahraga yang teratur dapat mengurangi risiko stroke.

4. Asupan gizi seimbang

Konsumsi makanan bernutrisi tinggi dan hindari makanan berlemak jenuh tinggi dan berkolesterol tinggi. Sebaiknya konsumsi banyak buah dan sayuran.

5. Tidak merokok

Merokok merupakan faktor risiko stroke dan juga berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Itulah cara mencegah pendarahan otak.

(ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK