Dolce & Gabbana Cetak Rekor Penjualan Rp81 M dengan Etheureum

tim | CNN Indonesia
Kamis, 07 Oct 2021 09:45 WIB
Dolce & Gabbana mencetak rekor penjualan koleksi digital NFT dan busana couture terbaru dengan total 1.885,719 Ethereum atau Rp81 miliar. Dolce & Gabbana mencetak rekor penjualan koleksi digital NFT dan busana couture terbaru dengan total 1.885,719 Ethereum atau Rp81 miliar.(Foto: Tangkapan layar web unxd.com)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rumah mode Dolce & Gabbana mencetak rekor penjualan sembilan koleksi digital non-fungible token atau NFT dan koleksi busana couture terbaru dengan total 1.885,719 Ethereum atau setara dengan US$5,7 juta atau Rp81 miliar. Jumlah ini sekaligus membuat rumah mode tersebut mencetak rekor penjualan NFT dalam kategori fesyen.

Koleksi ini kini diperkirakan bernilai US$6,1 juta atau Rp87 miliar karena nilai uang kripto tersebut sudah 10 persen.

Koleksi ini meliputi The Dress from a Dream yakni dua dress berwarna emas dan perak yang dilengkapi dengan manik-manik berkilauan dan aksen kristal. Ada pula koleksi The Glass Suit, setelah jas pria yang berwarna hijau zamrud. Lalu, dua mahkota perak berlapis emas dan bertakhtakan permata yang diberi nama The Lion Crown dan The Doge Crown.


Empat koleksi lain sepenuhnya adalah koleksi digital yang terdiri dari tiga jaket pria yang disulam sebuah tiara berlapis permata. Koleksi ini dibuat oleh UNXD menggunakan blockchain Polygon berdasarkan sketsa Dolce & Gabbana.

The Gold Glass Dress NFT designed by Dolce & GabbanaTampilan gaun emas The Dress from a Dream NFT yang didesain olehDolce & Gabbana(Foto: Tangkapan layar web unxd.com)

Busana-busana Dolce & Gabbana ini dibeli oleh dua kolektor NFT ternama Pranksy dan Seedphrase, perusahaan crypto-commerce Boson Protocol, dan Red DAO.

Pengamat menilai harga yang tinggi untuk busana yang didesain oleh Domenico Dolce dan Stefano Gabbana ini tidak mengejutkan.

"Harga ini tidak mengejutkan. Anda punya produk desainer terkenal di dunia yang menciptakan sesuatu yang benar-benar unik, dengan memperhatikan setiap detail ... Sangat masuk akal bahwa akan ada kolektor NFT di dunia yang akan menghargainya," kata pengamat dari Drexel University, Nick Jushchyshyn, dikutip dari NY Times.



(ptj/ptj)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER