Jakarta, CNN Indonesia -- Perjuangan Indonesia melawan penjajah tak berhenti saat kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.
Momen pengusiran penjajah masih terus berlangsung di pelosok Tanah Air, salah satu daerah yang paling membara ialah di Surabaya, Jawa Timur, yang dikenang dalam momen Pertempuran Surabaya.
Pertempuran Surabaya berawal dari perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) pada 19 September 1945, hingga akhirnya meletus menjadi perang antara Inggris-Belanda dan Arek-arek Suroboyo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertempuran Surabaya pada 10 November 1945 lalu dikenang sebagai Hari Pahlawan, yang terus dirayakan setiap tahunnya.
Kota Surabaya juga terus dikenang sebagai Kota Pahlawan.
Saat ini, ada banyak museum pahlawan yang dibangun di penjuru Indonesia, demi mengenang perjuangan mereka sebelum dan setelah Tanah Air Merdeka.
Berikut delapan museum pahlawan di Indonesia:
1. Museum Bung Karno
Kota Blitar di Jawa Timur selalu identik dengan sejarah kehidupan Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.
Di kota ini ada museum yang juga satu kompleks dengan makam Bung Karno.
Benda-benda peninggalan sang Bapak Proklamasi banyak dipajang di sini, dan bisa dilihat satu persatu oleh wisatawan.
 Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta. (Chris Woodrich via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0) |
2. Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta
Jika Blitar identik dengan Bung Karno, maka Kota Bukittinggi di Sumatera Barat identik dengan wakilnya, Mohammad Hatta.
Museumnya dibangun di rumah masa kecil Bung Hatta, sehingga segala perabotan sampai benda-benda peninggalannya masih dipajang di sana.
 Museum R.A. Kartini. (Detikcom/Dian Utoro Aji) |
3. Museum R.A. Kartini
Jika sedang mampir ke Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, jangan lupa menyambangi Museum R.A. Kartini, yang lokasinya tak berada jauh dari Alun-alun.
Tak hanya barang peninggalan Tokoh Emansipasi saja yang bisa dilihat, karena ada juga benda-benda kuno yang ditemukan di Jepara.
Usai menyambangi museum, jangan lupa pelesir ke Pulau Karimunjawa.
 Museum Sasmita Loka Ahmad Yani. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja) |
4. Museum Sasmita Loka Ahmad Yani
Berlokasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, museum ini merupakan rumah bagi pejabat Belanda yang akhirnya dihuni oleh keluarga Letjen Ahmad Yani yang kala itu menjabat sebagai Menteri/Panglima Angkatan Darat RI.
Sebelum menjadi museum sejarah, rumah ini menjadi saksi bisu penculikan dirinya saat G30SPKI.
Artikel ini masih berlanjut ke halaman berikutnya...
8 Museum Pahlawan Indonesia Penggugah Semangat Juang
Museum Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution yang berlokadi di Menteng, Jakarta Pusat. (CNN indonesia/Adhi Wicaksono)
5. Museum Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution
Masih di kawasan Menteng, ada museum Museum Jenderal Besar Dr. A.H. Nasution yang juga dibangun dari rumah peninggalannya.
Jenderal Besar DR. Abdul Haris Nasution gagal diculik dalam G30SPKI, namun putrinya Ade Irma Suryani Nasution dan ajudannya Kapten Anumerta Pierre Andreas Tendean gugur dalam momen yang terjadi malam hari itu.
6. Museum Sudirman
Ada dua museum yang dipersembahkan untuk mengenang Panglima Besar Jenderal Sudirman di Indonesia, yakni di Kota Magelang dan Kota Yogyakarta.
Museum yang di Magelang merupakan rumah peristirahatan, sementara di Yogyakarta merupakan rumah masa kecilnya.
 Museum Sudirman di Magelang, Jawa Tengah. (Detikcom/Eko Susanto) |
7. Museum Monumen Pangeran Diponegoro
Kalau masih berada di Yogyakarta jangan lupa mampir ke museum yang dibangun untuk mengenang perjuangan Pangeran Diponegoro ini.
Salah satu area bersejarah di sini ialah lubang besar yang dijebol Pangeran Diponegoro saat hendak kabur dari kepungan Belanda.
 Museum Monumen Pangeran Diponegoro. (Sabjan Badio via Wikimedia Commons (CC-BY-SA-4.0)) |
8. Museum Tuanku Imam Bonjol
Berlokasi di Pasaman, Museum Tuanku Imam Bonjol dibangun menyerupai rumah gadang, yang merupakan rumah adat Sumatera Barat.
Ada banyak benda peninggalan beliau yang bisa diamati, termasuk barang-barang peninggalan sejarah lain seperti keramik dan uang kuno.
[Gambas:Photo CNN]