Jakarta, CNN Indonesia -- Sangat penting untuk memperoleh tidur nyenyak dan berkualitas. Namun permasalahannya, mau tidur saja susah. Berbagai cara sudah dicoba mulai dari mandi air hangat, minum segelas susu, sampai mendengarkan musik yang menenangkan.
Akan tetapi, apa Anda sudah mencoba menggunakan aroma terapi? Belakangan ramai produk minyak esensial untuk aroma terapi baik dalam bentuk kemasan botolan dan dibubuhkan pada diffuser elektronik, reed diffuser atau lilin aroma terapi.
Jika Anda ingin mencoba metode aroma terapi agar tidur lebih cepat dan nyenyak, berikut rekomendasi pilihan aromanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Lavender
Tumbuhan semak dengan bunga warna ungu ini kerap jadi rujukan kalau bicara soal tidur yang nyenyak. Minyak esensial dari lavender mampu menenangkan sistem saraf terutama karena senyawa kimia linalool dan linalyl acetate.
Sebagaimana dilansir Sleep Foundation, banyak riset menunjukkan efek positif lavender seperti, tidur yang lebih baik pada mereka yang insomnia ringan, kualitas tidur lebih baik, mengurangi kecemasan dan perbaikan tidur pada pasien dengan penyakit arteri koroner, juga ibu pascamelahirkan lebih mudah tidur setelah menghirup minyak esensial ini.
2. Vanilla
Aroma manis vanilla mampu membius sebagian orang sehingga kerap digunakan sebagai suntikan aroma parfum. Namun aroma vanilla ternyata juga digunakan untuk relaksasi dan pereda stres.
Menurut laporan The Sleep Doctor, vanilla memiliki efek sedatif artinya vanilla mampu mengurangi kecenderungan hiperaktif, menenangkan sistem saraf dan menurunkan tekanan darah.
Aroma vanilla pun bisa membantu menurunkan kecemasan dan depresi sebab ada kombinasi efek menenangkan dan menaikkan mood. Jika aroma kukis yang baru matang menggoda Anda, aroma vanilla layak dicoba untuk membantu tidur.
3. Bergamot
Bergamot termasuk tumbuhan sitrus yang mana satu keluarga dengan jeruk, lemon, maupun jeruk nipis. Aromanya yang kuat juga segar membuatnya jadi campuran parfum yang memikat.
Minyak esensial bergamot rupanya juga digunakan sebagai aroma terapi sebab bisa membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan mental.
Namun minyak esensial bergamot lebih banyak digunakan sebagai campuran minyak lain untuk membantu tidur. Riset pada wanita sehat menemukan campuran minyak bergamot dan cendana (sandalwood) mampu meningkatkan kualitas tidur pada 64 persen partisipan.
Selain minyak cendana, bergamot pun mampu meningkatkan kualitas tidur saat dicampur dengan lavender dan ylang-ylang (kenanga).
4. Sandalwood
Sandalwood alias kayu cendana menawarkan aroma intens kayu-kayuan (woody), juga aroma yang membumi (earthy). Sebuah riset mengindikasi aroma sandalwood efektif untuk meredakan gejala kecemasan, memberikan efek sedatif, dan meningkatkan tidur non-REM.
Akan tetapi, reaksi tubuh terhadap sandalwood pada tiap orang bisa berbeda. Sandalwood menunjukkan mampu meningkatkan kewaspadaan dan membuat orang lebih terjaga.
Mungkin Anda perlu mengecek efek aroma sandalwood sebelum benar-benar menggunakannya untuk tidur lebih nyenyak.
Simak rekomendasi aroma terapi lainnya yang bikin tidur nyenyak di halaman berikut.
Rekomendasi Aroma Terapi untuk Tidur Lebih Cepat dan Nyenyak
Jika Anda ingin mencoba metode aroma terapi agar tidur lebih cepat dan nyenyak, berikut rekomendasi pilihan aromanya. (iStockphoto/marrakeshh)
5. Cedarwood
Selain sandalwood, penyuka wangi kayu-kayuan bisa mempertimbangkan cedarwood. Cedarwood mampu memberikan efek sedatif sebab ada kandungan senyawa cedrol.
Senyawa cedrol terbukti meningkatkan kualitas tidur pada orang dewasa sehat, lansia, dan orang dengan demensia, kemungkinan karena cedrol mengaktifkan sistem saraf parasimpatik.
 Ilustrasi aroma terapi. (iStockphoto/Madeleine_Steinbach) |
6. Melati
Wangi melati kerap dihubungkan dengan hal-hal bernuansa horor. Padahal aromanya mampu membuat Anda tidur lebih nyenyak.
Penelitian menunjukkan melati meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi frekuensi terbangun saat jam tidur.
Bahkan pada studi yang diterbitkan di 2002 silam, selain membantu tidur, aroma melati mampu menurunkan kecemasan lebih efektif daripada lavender.
7. Mawar dan geranium
Kedua bunga ini terbukti mampu mengurangi stres dan kecemasan. Mawar maupun geranium bisa dikombinasikan untuk memperoleh manfaat lebih optimal.
Biasanya mereka yang tidak menyukai aroma melati yang dirasa 'tajam' bisa menggunakan mawar atau geranium yang cenderung lebih 'lembut'.
Sebagai catatan, minyak esensial tidak bisa langsung digunakan begitu saja apalagi langsung diaplikasikan ke kulit. Untuk memperoleh manfaat relaksasi, minyak bisa dicampurkan dalam bak mandi (bathub), dilarutkan pada diffuser, juga dicampur dengan air lalu dimasukkan ke botol semprot (spray bottle).