7 Hal Tak Terduga Yang Bikin Nyeri Haid Makin Parah
CNN Indonesia
Senin, 06 Des 2021 10:55 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Tiap bulan, selalu ada sesi rasa sakit tak tertahankan saat haid. Berikut tujuh hal tak terduga yang bikin nyeri haid makin parah. (Thinkstock/Piotr Marcinski)
Jakarta, CNN Indonesia --
Tiap bulan, selalu ada sesi rasa sakittak tertahankan saat haid. Mulai dari perut kram, payudara dan area vagina sakit, juga rasa nyeri di titik-titik lain. Bahkan pada beberapa perempuan, haid membuat mereka tidak bisa beraktivitas.
Samantha Wild, kepala klinis kesehatan perempuan di Bupa Health Clinics, menjelaskan kram menstruasi terjadi akibat kontraksi otot-otot tubuh Anda.
"Nyeri haid terjadi ketika dinding otot rahim Anda mengencang untuk menghilangkan lapisan rahim yang menumpuk selama siklus menstruasi Anda. Ketika otot-otot di rahim Anda berkontraksi, mereka memotong suplai darah dan oksigen ke rahim Anda. Ini memicu tubuh Anda untuk melepaskan bahan kimia yang mengakibatkan rasa sakit," jelas Wild, seperti dikutip Bustle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terjadi secara alami, ternyata ada beberapa faktor yang membuat rasa sakit maupun nyeri jadi makin hebat.
Berikut tujuh hal tak terduga yang bikin nyeri haid makin parah.
1. Kebiasaan merokok
Sebaiknya hentikan kebiasaan merokok sebab ini berkaitan dengan peningkatan nyeri haid. Merokok akan mengurangi kadar oksigen sehingga meningkatkan efek bahan kimia pemicu rasa sakit seperti prostaglandin.
Sebuah studi pada 2020 menemukan rokok tidak hanya akan memperburuk nyeri haid, tetapi perokok juga 1,45 kali lebih mungkin mengalami dismenore daripada bukan perokok.
2. Konsumsi kafein
Secangkir kopi mungkin sudah jadi kebiasaan untuk memulai hari. Namun jelang dan selama menstruasi, sebaiknya minuman berkafein sementara dieliminasi dari diet harian.
Konsumsi kafein bisa berpotensi mendorong produksi estrogen yang mana meningkatkan nyeri haid dan premenstrual syndrome (PMS). PMS biasanya terjadi satu sampai dua minggu jelang haid. Jika merasakan nyeri haid makin hebat, hindari kafein.
3. Konsumsi alkohol
Nyeri haid makin parah? Coba kurangi konsumsi alkohol Anda. Konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dapat menurunkan kadar magnesium dan meningkatkan prostaglandin. Akibatnya, timbul kram dan rasa nyeri.
"Setiap bulan ketika rahim mulai melepaskan lapisannya, prostaglandin dilepaskan. Prostaglandin adalah bahan kimia alami dalam tubuh yang merangsang kontraksi kecil di rahim yang mengakibatkan kram menstruasi yang bisa parah buat banyak perempuan," jelas Kelly Treder, dari Boston Medical Center, seperti dikutip Insider.
Simak hal tak terduga lainnya yang bikin nyeri haid makin parah di halaman berikut.
4. Makanan serba asin
Keripik kentang, tempe goreng, plus teh hangat tampak sebagai sesuatu yang menghadirkan rasa nyaman. Nyatanya, makanan asin justru memicu nyeri haid sebab kandungan natrium tinggi akan memicu kembung.
Makanan asin dalam jumlah besar akan menambah retensi air lalu timbul kembung. Padahal saat haid pun Anda sudah kembung. Sebaiknya kurangi makanan serba asin untuk menurunkan potensi kembung dan menambah rasa tidak nyaman selama haid.
5. Gula
Selain makanan serba asin, kurangi pula konsumsi makanan serba manis terutama makanan dengan gula tambahan. Fruktosa atau gula alami pada buah-buahan serta makanan manis olahan (permen, kue, biskuit, cokelat) bisa sulit dicerna.
Makanan bergula mampu memperburuk kembung, menimbulkan gas dan meningkatkan peradangan. Pada gilirannya, ini pun akan memperburuk gejala menstruasi.
Junk food seperti burger, kentang goreng, kerap jadi solusi rasa lapar karena mudah dan praktis didapat. Namun sebaiknya ini tidak jadi solusi lapar saat haid.
Makanan berlemak akan berkontribusi pada nyeri haid yang lebih lama. Kenapa? Kandungan asam lemak omega 6 atau lemak jenuh mengakibatkan inflamasi di tubuh.
7. Stres
Stres membuat nyeri haid makin menyakitkan. Wild menyebut beberapa studi menemukan stres berhubungan dengan pengalaman haid yang menyakitkan apalagi stres tinggi jelang haid.
Studi yang diterbitkan di Journal of Women's Health menemukan perempuan yang stres dua minggu jelang haid mengalami nyeri haid 2-4 kali lebih parah selama haid dibanding mereka yang tidak stres.
Jakarta, CNN Indonesia --
Tiap bulan, selalu ada sesi rasa sakittak tertahankan saat haid. Mulai dari perut kram, payudara dan area vagina sakit, juga rasa nyeri di titik-titik lain. Bahkan pada beberapa perempuan, haid membuat mereka tidak bisa beraktivitas.
Samantha Wild, kepala klinis kesehatan perempuan di Bupa Health Clinics, menjelaskan kram menstruasi terjadi akibat kontraksi otot-otot tubuh Anda.
"Nyeri haid terjadi ketika dinding otot rahim Anda mengencang untuk menghilangkan lapisan rahim yang menumpuk selama siklus menstruasi Anda. Ketika otot-otot di rahim Anda berkontraksi, mereka memotong suplai darah dan oksigen ke rahim Anda. Ini memicu tubuh Anda untuk melepaskan bahan kimia yang mengakibatkan rasa sakit," jelas Wild, seperti dikutip Bustle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski terjadi secara alami, ternyata ada beberapa faktor yang membuat rasa sakit maupun nyeri jadi makin hebat.
Berikut tujuh hal tak terduga yang bikin nyeri haid makin parah.
1. Kebiasaan merokok
Sebaiknya hentikan kebiasaan merokok sebab ini berkaitan dengan peningkatan nyeri haid. Merokok akan mengurangi kadar oksigen sehingga meningkatkan efek bahan kimia pemicu rasa sakit seperti prostaglandin.
Sebuah studi pada 2020 menemukan rokok tidak hanya akan memperburuk nyeri haid, tetapi perokok juga 1,45 kali lebih mungkin mengalami dismenore daripada bukan perokok.
2. Konsumsi kafein
Secangkir kopi mungkin sudah jadi kebiasaan untuk memulai hari. Namun jelang dan selama menstruasi, sebaiknya minuman berkafein sementara dieliminasi dari diet harian.
Konsumsi kafein bisa berpotensi mendorong produksi estrogen yang mana meningkatkan nyeri haid dan premenstrual syndrome (PMS). PMS biasanya terjadi satu sampai dua minggu jelang haid. Jika merasakan nyeri haid makin hebat, hindari kafein.
3. Konsumsi alkohol
Nyeri haid makin parah? Coba kurangi konsumsi alkohol Anda. Konsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dapat menurunkan kadar magnesium dan meningkatkan prostaglandin. Akibatnya, timbul kram dan rasa nyeri.
"Setiap bulan ketika rahim mulai melepaskan lapisannya, prostaglandin dilepaskan. Prostaglandin adalah bahan kimia alami dalam tubuh yang merangsang kontraksi kecil di rahim yang mengakibatkan kram menstruasi yang bisa parah buat banyak perempuan," jelas Kelly Treder, dari Boston Medical Center, seperti dikutip Insider.
Simak hal tak terduga lainnya yang bikin nyeri haid makin parah di halaman berikut.
Makanan serba asin
Tiap bulan, selalu ada sesi rasa sakit tak tertahankan saat haid. Berikut tujuh hal tak terduga yang bikin nyeri haid makin parah. (iStockphoto/PixelsEffect)
4. Makanan serba asin
Keripik kentang, tempe goreng, plus teh hangat tampak sebagai sesuatu yang menghadirkan rasa nyaman. Nyatanya, makanan asin justru memicu nyeri haid sebab kandungan natrium tinggi akan memicu kembung.
Makanan asin dalam jumlah besar akan menambah retensi air lalu timbul kembung. Padahal saat haid pun Anda sudah kembung. Sebaiknya kurangi makanan serba asin untuk menurunkan potensi kembung dan menambah rasa tidak nyaman selama haid.
5. Gula
Selain makanan serba asin, kurangi pula konsumsi makanan serba manis terutama makanan dengan gula tambahan. Fruktosa atau gula alami pada buah-buahan serta makanan manis olahan (permen, kue, biskuit, cokelat) bisa sulit dicerna.
Makanan bergula mampu memperburuk kembung, menimbulkan gas dan meningkatkan peradangan. Pada gilirannya, ini pun akan memperburuk gejala menstruasi.
Junk food seperti burger, kentang goreng, kerap jadi solusi rasa lapar karena mudah dan praktis didapat. Namun sebaiknya ini tidak jadi solusi lapar saat haid.
Makanan berlemak akan berkontribusi pada nyeri haid yang lebih lama. Kenapa? Kandungan asam lemak omega 6 atau lemak jenuh mengakibatkan inflamasi di tubuh.
7. Stres
Stres membuat nyeri haid makin menyakitkan. Wild menyebut beberapa studi menemukan stres berhubungan dengan pengalaman haid yang menyakitkan apalagi stres tinggi jelang haid.
Studi yang diterbitkan di Journal of Women's Health menemukan perempuan yang stres dua minggu jelang haid mengalami nyeri haid 2-4 kali lebih parah selama haid dibanding mereka yang tidak stres.