Kenali Cara Penularan Tipes dan Pencegahan

tim | CNN Indonesia
Kamis, 09 Des 2021 09:05 WIB
Tipes atau tifus merupakan penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella thypi. Berikut cara penularan tipes dan pencegahannya. Ilustrasi. Tipes atau tifus merupakan penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella thypi. Berikut cara penularan tipes dan pencegahannya. (iStockphoto/damircudic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tipes atau tifus merupakan penyakit yang disebabkan infeksi bakteri Salmonella thypi. Berikut cara penularan tipes dan pencegahannya.

Tipes biasanya menular dari tungau, kutu yang membawa bakteri tersebut. Penyakit ini juga identik dengan penyakit yang muncul karena kurangnya kebersihan.

Namun penyakit ini juga masih bisa menyebar di tempat-tempat dengan sanitasi yang buruk atau ditularkan oleh hewan yang terinfeksi.

"Penyakit ini jalurnya lewat makanan kotor atau yang terkontaminasi. Ini adalah penyakit yang pure disebabkan karena makanan atau oral," kata Nella Suhuyanly, dokter penyakit dalam dari OMNI hospital, Maret lalu.

"Ada juga yang kambuhan atau yang disebut paratifus. Ini terjadi saat tubuh sudah terinfeksi tapi tak langsung menyebabkan penyakit. Dan penyakit baru muncul ketika kelelahan dan daya tahan tubuh menurun."

Cara penularan tipes.

Sebagaimana dilansir Mayo Clinic, kebanyakan orang tertular bakteri tifus saat mereka bepergian. Setelah mereka terinfeksi, mereka dapat menyebarkannya ke orang lain melalui rute fekal-oral.

Ini berarti Salmonella typhi ditularkan dalam tinja dan kadang-kadang dalam urin orang yang terinfeksi. Jika Anda makan makanan yang telah ditangani oleh seseorang yang menderita demam tifoid dan yang tidak mencuci dengan hati-hati setelah menggunakan toilet, Anda dapat terinfeksi.

Selain itu, cara penularan tipes juga dapat terjadi karena meminum air yang terkontaminasi. Bakteri juga dapat menyebar melalui makanan yang terkontaminasi dan melalui kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi.

Setelah pengobatan antibiotik, sejumlah kecil orang yang sembuh dari demam tifoid bahkan terus menyimpan bakteri.

Orang-orang ini, yang dikenal sebagai pembawa kronis, tidak lagi memiliki tanda atau gejala penyakit itu sendiri. Namun, mereka masih mengeluarkan bakteri dalam kotorannya dan mampu menginfeksi orang lain.

Gejala tipes

Gejala tipes biasanya muncul pada satu hingga tiga minggu usai tubuh terpapar bakteri. Gejala yang muncul mulai dari demam tinggi, diare, sakit kepala, dan sakit perut.

Beberapa gejala lain yang muncul adalah panas dingin, nyeri otot, ruam, mual, sakit perut, muntah, dan lemas.

"Gejala yang khas dari tifus itu biasanya dari demamnya. Pagi hari dia baik-baik saja tapi demam naik lagi ketika sore hari. Ini karena aktivitas si bakterinya," kata Nella kala itu.

"Selain itu, yang khas juga adalah lidah putih. Tapi tetap harus ada kombinasi dengan gejala lain."

Hanya saja untuk menentukan diagnosisnya, tipes harus dipastikan lewat tes darah.

Setelah mengetahui cara penularan tipes, berikut pencegahannya.

Penyakit ini memang identik dengan kebersihan dan juga daya tahan tubuh agar tak terlalu lelah.

Berikut tips mencegah tifus:

1. Jaga kebersihan: Ini termasuk kebersihan pribadi dan lingkungan sekitar. Bersihkan tubuh dengan mandi setiap hari, mengganti baju, cuci tangan.
2. Makan makanan yang bersih
3. Jaga kesehatan tubuh dengan tidak terlalu lelah beraktivitas.
4. Hindari bepergian ke tempat yang masih endemik tipus.

Selain cara penularan tipes, baca selengkapnya soal penyakit tifus di sini.

(tim/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER