Deteksi Covid, Jepang Buat Masker yang Bercahaya saat Virus 'Nempel'

tim | CNN Indonesia
Senin, 13 Des 2021 07:28 WIB
Peneliti Jepang mengembangkan teknologi terbaru dalam masker. Mereka membuat masker yang bisa bercahaya di bawah sinar ultraviolet saat terpapar Covid-19. ilustrasi masker (iStock/damircudic)
Jakarta, CNN Indonesia --

Untuk mencegah infeksi virus corona, masker memang masih jadi senjata andalan selain vaksin dan protokol kesehatan lainnya.

Saat ini peneliti Jepang mengembangkan teknologi terbaru dalam masker. Mereka membuat masker yang bisa bercahaya di bawah sinar ultraviolet saat terpapar Covid-19.

Penemuan oleh Yasuhiro Tsukamoto dan timnya di Universitas Prefektur Kyoto di Jepang barat ini disebut bisa menjadi cara pengujian virus berbiaya rendah di rumah.

Peneliti menggunakan antibodi burung unta untuk membuatnya bercahaya. Mereka memulai dengan membuat filter masker yang dilapisi dengan antibodi burung unta yang menargetkan virus corona. Hal ini berdasarkan penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa burung unta punya ketahanan tinggi terhadap penyakit.

Mengutip Reuters, dalam sebuah penelitian kecil, subjek uji mengenakan masker, dan setelah delapan jam, filter dilepas dan disemprot dengan bahan kimia yang bersinar di bawah sinar ultraviolet jika ada virus.Filter yang dikenakan oleh orang yang terinfeksi COVID-19 bersinar di sekitar area hidung dan mulut.

Tim berharap dapat mengembangkan masker lebih lanjut sehingga akan bersinar secara otomatis, tanpa pencahayaan khusus, jika terdeteksi virus. Tsukamoto sendiri mengklaim bahwa dia sudah membuktikan sendiri manfaat masker tersebut ketika dia terpapar covid-19 dan masker tersebut memang bersinar di bawah sinar ultraviolet.

(chs/chs)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER