Cara Melupakan Pasangan yang Selingkuh

tim | CNN Indonesia
Sabtu, 15 Jan 2022 12:50 WIB
Luka batin karena masalah perselingkuhan tak mudah diobati. Berikut cara melupakan pasangan yang selingkuh. Luka batin karena masalah perselingkuhan tak mudah diobati. Berikut cara melupakan pasangan yang selingkuh. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Siapa pun rasanya tak menginginkan hubungan atau rumah tangga hancur karena perselingkuhan. Pasalnya, luka batin karena masalah perselingkuhan tak mudah diobati. Berikut cara melupakan pasangan yang selingkuh.

Perempuan atau laki-laki, keduanya bisa jadi korban atau pelaku perselingkuhan dalam suatu hubungan. Tak sedikit pasangan yang pernah terkena badai perselingkuhan memilih berjalan masing-masing, baik putus hubungan atau perceraian.

Meski demikian, luka batin yang dialami akibat perselingkuhan tentu tidak bisa sembuh dengan cepat. Rasa sakit hati, benci hingga terpuruk kerap dialami para korban perselingkuhan.


"Tidak ada perselingkuhan yang tidak menyakitkan. Apalagi jika terjadi di hubungan rumah tangga, tentu ada pihak yang paling tersakiti," kata Psikolog dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Koentjoro saat dihubungi CNNIndonesia.com, Rabu (12/1).

Meski begitu, menurut Koentjoro orang yang mengalami perselingkuhan harus bisa bangkit dari keterpurukan yang dialami. Move on harus segera dilakukan agar bisa menjalani kembali kehidupan dengan lebih baik.

Rata-rata ada dua pilihan saat perselingkuhan terjadi dalam suatu hubungan. Bisa jadi pasangan memutuskan untuk tetap menjalani hubungan mereka dan saling memaafkan atau bahkan berujung perpisahan.

"Ini semua tergantung pada keputusan kedua belah pihak, tapi apapun keputusannya tetap harus bisa segera melupakan apa yang pernah terjadi," kata dia,

Berikut beberapa cara melupakan pasangan yang selingkuh agar Anda cepat move on dan melanjutkan kehidupan.

1. Ingat anak

Jika perselingkuhan terjadi pada hubungan pernikahan dan telah memiliki anak, salah satu cara agar cepat melupakan rasa sakit yang dialami adalah mengingat keberadaan anak.

Jadikan anak penyelamat perasaan, pikirkan perasaannya dia jika Anda terlalu terpuruk dalam kesedihan.

"Jangan lagi memikirkan apapun, tapi ingatlah anak ketika Anda terpuruk," kata Koentjoro.

2. Konsultasi dengan ahli

Menurut Koentjoro, menceritakan apa yang dirasakan, kebingungan dan rasa bimbang memang penting dilakukan.

Namun, dia mengingatkan untuk tidak sembarang menceritakan hal itu pada orang lain. Lebih baik, coba konsultasi kepada profesional seperti psikolog yang akan membantu Anda.

3. Menjauh sejenak

Jika Anda merasa tak bisa lagi mempertahankan hubungan akibat perselingkuhan yang dilakukan pasangan, menjauh lebih baik alih-alih balas dendam atau rasa sakit.

Ingat ini bukan berarti Anda berlari dari masalah, tapi menurut Well And Good, menjauh bisa menjadi jalan agar Anda bisa berpikir lebih jernih untuk mengambil semua keputusan.

4. Lakukan apa pun yang bikin senang

Ingatlah hal-hal yang Anda sukai, minat, hobi, dan bakat Anda. Fokuslah pada apa yang menjadi kebutuhan diri Anda dan kembali memulai apa yang disukai sebelumnya alih-alih terpuruk dalam kekecewaan akibat perselingkuhan.

5. Lepaskan masa lalu

Anda memang tak akan bisa melupakan seluruh kejadian yang telah terjadi. Meski begitu, seperti dikutip Bustle, Anda justru bisa mengambil keputusan untuk melepaskan masa lalu yang pernah terjadi.

Fokuslah pada apa yang dapat Anda lakukan hari ini untuk membangun kembali kepercayaan, dan praktikkan dalam hubungan Anda.

(tst/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER