6 Penyebab Kencing Darah yang Perlu Diwaspadai

Tim | CNN Indonesia
Sabtu, 05 Feb 2022 17:38 WIB
Darah pada urine menjadi penanda adanya masalah kesehatan. Berikut beberapa penyebab kencing darah yang perlu diwaspadai. Ilustrasi. Ada beberapa penyebab kencing darah yang perlu diwaspadai. (istockphoto/Mikhail Rudenko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kehadiran darah pada air urine menjadi kondisi yang menimbulkan rasa khawatir. Ada beberapa penyebab kencing darah yang perlu Anda ketahui.

Dalam istilah medis, kehadiran darah pada urine dikenal juga dengan istilah hematuria. Beberapa kondisi medis dapat memicu hematuria.

Melansir Healthline, darah pada urine bisa menjadi tanda masalah kesehatan yang serius. Mengabaikan hematuria bisa memperburuk kondisi yang sebenarnya diderita.

Untuk itu, Anda disarankan segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami hematuria.

Ada dua jenis hematuria, di antaranya hematuria kotor dan hematuria mikroskopis.

Hematuria kotor terjadi jika kehadiran darah membuat urine menjadi tampak merah muda atau muncul bintik-bintik merah yang terlihat.

Sementara hematuria mikroskopis terjadi saat jumlah darah pada urine sangat sedikit. Keberadaan darah hanya bisa dideteksi melalui tes laboratorium.

Penyebab Kencing Darah

Women wearing white sleepwear, Sitting on the toilet Hand holding the tissue, health care conceptIlustrasi. Ada beberapa penyebab kencing darah yang perlu diwaspadai. (iStockphoto/patchanan promunat)

Ada beberapa kemungkinan penyebab kencing darah. Dalam beberapa kasus, darah berasal dari sumber yang berbeda.

1. Infeksi

Infeksi merupakan salah satu penyebab umum hematuria. Infeksi ini bisa terjadi di saluran kemih, kandung kemih, atau ginjal.

Infeksi terjadi saat bakteri bergerak ke atas uretra, tabung yang membawa urine keluar dari tubuh ke kandung kemih. Infeksi dapat berpindah ke kandung kemih, bahkan hingga ke ginjal.

Infeksi umumnya meningkatkan frekuensi buang air kecil dan menimbulkan rasa sakit.

2. Batu di kandung kemih atau ginjal

Alasan kencing darah yang umum lainnya adalah keberadaan batu di kandung kemih atau ginjal. Batu merupakan kristal yang terbentuk dari mineral dalam urine.

Batu yang besar dapat memicu penyumbatan dan mengakibatkan hematuria serta rasa nyeri yang mencolok.

3. Pembesaran prostat

Pembesaran prostat menjadi penyebab kencing darah pada pria yang cukup umum. Kelenjar prostat terletak tepat di bawah kandung kemih, berdekatan dengan uretra.

Prostat yang membesar akan menekan uretra. Kondisi ini dapat menyebabkan infeksi saluran kemih yang ditandai dengan adanya darah pada urine.

4. Penyakit ginjal

Peradangan pada ginjal dapat menyebabkan hematuria.

Misalnya, pada anak usia 6-10 tahun, gangguan ginjal glumerulonefritis pasca-streptokokus dapat memicu hematuria. Gangguan ini dapat berkembang 1-2 minggu setelah infeksi yang tidak diobati.

5. Kanker

ilustrasi penderita kankerIlustrasi. Beberapa jenis kanker menjadi penyebab kencing darah. (iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz)

Beberapa jenis kanker, seperti kandung kemih, ginjal, dan prostat dapat menyebabkan timbulnya darah pada urine. Kondisi ini kerap menjadi tanda pada kanker stadium lanjut.

6. Konsumsi obat

Beberapa jenis obat tertentu dapat memicu hematuria, di antaranya:

- penisilin
- aspirin
- obat pengencer darah seperti heparin dan warfarin
- cyclophosphamide

Demikian penyebab kencing darah yang perlu diwaspadai. Anda disarankan sesegera mungkin berkonsultasi dengan dokter jika mengalami hal tersebut.

Cari bantuan darurat jika kencing darah disertai dengan mual, muntah, demam, menggigil, serta rasa nyeri di pinggang, punggung, dan perut.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER