8 Cara agar Anak Tidak Gampang Sakit Selama Musim Hujan
CNN Indonesia
Senin, 28 Feb 2022 08:45 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ketua Unit Kerja Koordinasi Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI membagikan sejumlah cara untuk menjaga anak-anak tetap sehat selama musim hujan.( IStockphoto/Ridofranz)
4. Gunakan perlengkapan jika harus keluar rumah
Saat anak terpaksa harus keluar rumah saat hujan dan terdapat genangan, sebaiknya anak dibekali dengan pelindung diri. Di samping jas hujan atau payung, anak sebaiknya memakai sepatu bot dan celana panjang.
5. Gunakan lotion untuk menghindari gigitan nyamuk
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lindungi anak dari gigitan nyamuk dengan mengoleskan lotion anti nyamuk, menggunakan aromaterapi yang mampu menjauhkan ruangan dari nyamuk atau menggunakan kelambu saat tidur. Nyamuk berpotensi membawa infeksi demam dengue atau malaria.
6. Rebus air hingga mendidih
Selama musim hujan, air rawan tercemar bakteri. Anda mungkin yakin bahwa sumber air aman dari polutan. Namun untuk memastikan keamanan anak serta keluarga, sebaiknya rebus air hingga benar-benar mendidih sehingga aman dikonsumsi.
7. Ajarkan anak untuk menyampaikan keluhan berkaitan dengan kesehatan
Kadang orang tua harus benar-benar jeli melihat kondisi anak. Anak yang masih berusia di bawah setahun, tentu belum bisa mengkomunikasikan apa yang dirasakan. Namun untuk anak yang mulai bisa berkomunikasi, orang tua sebaiknya mengajarkan anak untuk bercerita tentang keluhannya.
Semakin dini orang tua mendeteksi keluhan atau gejala penyakit anak, semakin cepat penanganannya.
8. Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
Kebersihan tempat tinggal memainkan peranan penting dalam pencegahan penyakit. Kebersihan dimulai dari mendaur ulang sampah sehingga tidak jadi penampung air hujan, menguras dan menutup tempat penampung air, menjaga sirkulasi udara ruangan tetap baik, dan jika perlu menggunakan penyaring udara untuk mencegah penularan penyakit lewat udara.
Cuaca ekstrem seperti sekarang berpotensi memicu kemunculan berbagai macam penyakit. Orang tua perlu makin waspada agar anak-anak tidak sampai terinfeksi penyakit selama musim hujan.
Nina Dwi Putri, dokter spesialis penyakit anak-subspesialis penyakit infeksi tropik, mengatakan penyakit umumnya ditularkan lewat air yang terkontaminasi dan kebersihan lingkungan yang menurun.
Mengutip dari pernyataan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (25/2), Anggraini Alam, Ketua Unit Kerja Koordinasi Infeksi dan Penyakit Tropis IDAI membagikan sejumlah cara untuk menjaga anak-anak tetap sehat selama musim hujan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Edukasi anak agar tidak jajan sembarangan
Aneka camilan yang dijual bebas selalu menggoda untuk dicoba. Anak-anak mudah sekali tertarik apalagi harganya juga murah. Namun Anggraini menyarankan agar orang tua mencegah anak untuk mengonsumsi jajanan sembarangan.
Di samping itu, jaga asupan anak agar kebutuhan gizi terpenuhi. Sangat baik jika memasak sendiri di rumah daripada memesan makanan cepat saji atau junk food yang tinggi kalori, garam, dan lemak jenuh.
Kini mencuci tangan jadi salah satu senjata untuk terhindari dari Covid-19. Orang tua perlu terus mengingatkan anak untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terutama sebelum dan sesudah makan, selesai dari toilet, juga setelah bermain atau dari luar rumah.
3. Ganti baju dan mandi setelah bermain dari luar rumah
Lumpur dan genangan air bisa terkontaminasi sehingga menimbulkan infeksi penyakit. Untuk wilayah yang rawan banjir, musim hujan berisiko mendatangkan banjir, genangan dan merusak saluran air dan limbah.
Anak-anak bisa bermain di luar rumah tanpa mengetahui bahaya yang mengintainya. Ingatkan anak untuk mandi dan ganti baju setelah bermain dari luar rumah.
Agar Anak Tidak Gampang Sakit Selama Musim Hujan
Foto: IStockphoto/Hispanolistic
4. Gunakan perlengkapan jika harus keluar rumah
Saat anak terpaksa harus keluar rumah saat hujan dan terdapat genangan, sebaiknya anak dibekali dengan pelindung diri. Di samping jas hujan atau payung, anak sebaiknya memakai sepatu bot dan celana panjang.
5. Gunakan lotion untuk menghindari gigitan nyamuk
Lindungi anak dari gigitan nyamuk dengan mengoleskan lotion anti nyamuk, menggunakan aromaterapi yang mampu menjauhkan ruangan dari nyamuk atau menggunakan kelambu saat tidur. Nyamuk berpotensi membawa infeksi demam dengue atau malaria.
6. Rebus air hingga mendidih
Selama musim hujan, air rawan tercemar bakteri. Anda mungkin yakin bahwa sumber air aman dari polutan. Namun untuk memastikan keamanan anak serta keluarga, sebaiknya rebus air hingga benar-benar mendidih sehingga aman dikonsumsi.
7. Ajarkan anak untuk menyampaikan keluhan berkaitan dengan kesehatan
Kadang orang tua harus benar-benar jeli melihat kondisi anak. Anak yang masih berusia di bawah setahun, tentu belum bisa mengkomunikasikan apa yang dirasakan. Namun untuk anak yang mulai bisa berkomunikasi, orang tua sebaiknya mengajarkan anak untuk bercerita tentang keluhannya.
Semakin dini orang tua mendeteksi keluhan atau gejala penyakit anak, semakin cepat penanganannya.
8. Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal
Kebersihan tempat tinggal memainkan peranan penting dalam pencegahan penyakit. Kebersihan dimulai dari mendaur ulang sampah sehingga tidak jadi penampung air hujan, menguras dan menutup tempat penampung air, menjaga sirkulasi udara ruangan tetap baik, dan jika perlu menggunakan penyaring udara untuk mencegah penularan penyakit lewat udara.