12 Negara yang Melaporkan Wabah Cacar Monyet

CNN Indonesia
Minggu, 22 Mei 2022 17:44 WIB
Berikut 12 negara yang sudah melaporkan kasus cacar monyet, dari Inggris hingga Swiss. Foto ilustrasi. Penyakit cacar monyet. (via REUTERS/CDC/BRIAN W.J. MAHY)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia tengah menghadapi wabah penyakit baru yang berasal dari virus cacar monyet atau monkeypox virus (MPXV). Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi lebih dari 100 kasus cacar monyet di setidaknya 11 negara, terutama di Eropa, per Jumat (20/5).

Hingga hari ini, cacar monyet sudah merajalela dan menyebar ke beberapa negara, mulai dari Inggris hingga Swedia.

Cacar monyet sendiri merupakan penyakit infeksi virus Monkeypox yang langka. Penyakit ini menimbulkan gejala serupa flu dan pembengkakan kelenjar getah bening.


WHO mengungkapkan bahwa siapa pun yang berinteraksi secara dekat dengan orang yang menular dapat berisiko terkena cacar monyet.

"Ini termasuk petugas kesehatan, anggota rumah tangga dan pasangan seksual," kata WHO.

Berikut 12 negara yang sudah melaporkan kasus cacar monyet:

1. Inggris

Salah satu negara Eropa pertama yang melaporkan kasus cacar monyet adalah Inggris. Secara rinci, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mendeteksi tiga kasus cacar monyet di London, dan satu kasus yang berkaitan di Newcastle. Penambahan ini membuat total cacar monyet di negara itu menjadi tujuh kasus.

Keempat kasus itu menginfeksi laki-laki yang telah melakukan hubungan seksual dengan laki-laki atau mereka mengidentifikasi dirinya sebagai gay atau biseksual.

Para pasien itu kemudian dirawat di unit spesialis penyakit menular, di rumah sakit London dan Newcastle.

Sejauh ini belum ada informasi apakah kasus baru tersebut berkaitan dengan tiga kasus yang telah terkonfirmasi sebelumnya.

Selain empat kasus baru itu, WHO juga melaporkan satu kasus probable di Inggris.

2. Amerika Serikat

Kasus pertama cacar monyet di Amerika Serikat terjadi pada seorang pria dewasa asal Massachusetts. Mengutip USA Today, Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts mengatakan pasien sempat melakukan perjalanan ke Kanada sebelum terinfeksi.

Pengujian sampel dilakukan pada Selasa lalu. Pasien kemudian dinyatakan positif terinfeksi virus Monkeypox oleh Center for Disease and Prevention Control (CDC) AS esok harinya.

Saat ini, pasien tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Pasien dilaporkan dalam kondisi baik.

Sebagai tindak lanjut, otoritas kesehatan setempat melakukan tracing kasus. Namun, para pejabat yakin kasus cacar monyet pertama di AS tersebut tak menimbulkan risiko berarti bagi publik.

"Virus tidak menyebar dengan mudah di antara orang-orang, tapi dapat menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh atau cairan luka, serta barang-barang yang terkontaminasi. Atau, bisa juga melalui droplet setelah kontak tatap muka dalam waktu lama," tulis rilis Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts.

3. Australia

Australia melaporkan kasus cacar monyet pertamanya pada Jumat. Asal cacar monyet ini diduga berasal dari Afrika dan sudah menyebar sampai ke Eropa. Pasien cacar monyet pertama di Australia ini adalah seorang pelancong yang baru saja kembali dari Inggris.

Sementara itu, kasus infeksi berstatus 'mungkin' masih dilakukan pengujian untuk memastikannya.

Departemen kesehatan negara bagian Victoria memastikan pasien berusia 30 tahun tiba di Melbourne terinfeksi virus tersebut. Sementara itu kasus probable (kemungkinan cacar monyet) diidentifikasi di Sydney pada seorang pria berusia 40-an yang baru-baru ini bepergian ke Eropa.

Kedua pria tersebut menderita penyakit ringan setelah tiba di Australia dengan gejala yang secara klinis sesuai dengan cacar monyet.

"Hanya untuk meyakinkan masyarakat, ini bukan mekanisme penyebaran yang sama seperti COVID atau flu, di mana penyebarannya lebih cepat," kata Kepala Petugas Kesehatan negara bagian New South Wales Kerry Chant, dikutip dari Reuters.

4. Spanyol

Seperti dilansir dari CNN, pada Kamis lalu, Spanyol mengonfirmasi tujuh kasus cacar monyet di Madrid dan sedang menginvestigasi 24 dugaan kasus.

Kasus terbanyak terdapat di Madrid. Hal itu membuat pemerintah Madrid menutup seluruh tempat sauna yang diyakini terkait sebagian besar infeksi cacar monyet di kota itu.

5. Italia

Negara ini melaporkan dua kasus cacar monyet pada Jumat lalu. Para pasien dirawat di Rumah Sakit Spallanzani di Roma. Secara total, Italia sudah mendeteksi tiga kasus, termasuk yang sebelumnya dilaporkan.

Dilansir dari Reuters, komisioner kesehatan untuk wilayah Lazio Alessio D'Amato membenarkan bahwa dua dugaan infeksi baru memiliki hubungan dengan kasus pertama.

Sebelumnya, rumah sakit Spallanzani mengatakan bahwa pasien pertama dengan cacar monyet mengalami infeksi virus ringan yang gejalanya termasuk demam, sakit kepala serta pembengkakan kelenjar yang khas. Pasien tiba di Italia setelah berpergian ke Kepulauan Canary.

Lanjut baca di halaman berikutnya...

Kanada hingga Swiss

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER