Kawah Batagaika, 'Mulut Neraka' di Rusia yang Menganga Kian Lebar

CNN Indonesia
Rabu, 25 Mei 2022 15:15 WIB
Kawah Batagaika, atau yang dijuluki 'mulut neraka' di Rusia terus membesar. Kawah ini terbentuk dari terjadinya fenomena likuifaksi. Kawah Batagaika, atau yang dijuluki 'mulut neraka' di Rusia terus membesar. (Google Earth)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa orang menyebutnya sebagai 'pintu menuju neraka'. Sementara para ilmuwan menyebutnya sebagai kawah.

Namun, semua orang sepakat, lubang kawah Batagaika yang dijuluki sebagai 'mulut neraka' di Rusia kian membesar. Teranyar, ukuran kawah bahkan disebut bertambah lebar hingga mencapai satu kilometer.

Kawah ini terletak di Sakha, wilayah timur Siberia. Menjadi yang terbesar di Siberia, kawah ini punya banyak julukan menakutkan.


Betapa tidak, penduduk setempat yang pernah mendekati area tersebut mengaku mendengar suara-suara menakutkan dari dalam kawah. Karena inilah, beberapa orang menyebutnya sebagai 'pintu ke dunia lain'.

Mengutip National Geographic, kawah ini pertama kali terbentuk akibat penebangan hutan secara masih pada tahun 1960-an.

Hilangnya pepohonan membuat lapisan es di tanahnya mulai mencair. Kondisi ini memicu terjadinya likuifaksi, menyedot berbagai benda yang ada di sekitar ke dalam perut Bumi.

Tak main-main, likuifaksi bahkan terjadi hampir setiap hari dalam durasi yang kilat. Semakin membesarnya lubang, membuat area likuifaksi tersebut mirip seperti kawah, atau yang kini dikenal dengan sebutan 'mulut neraka' Rusia.

Kawah Batagaika menjadi salah satu bentuk nyata kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Manusia, mau tak mau, berkontribusi dalam kerusakan tersebut.

Sebuah studi yang pernah diterbitkan dalam jurnal Quaternary Research menunjukkan bahwa kawah memungkinkan para ilmuwan untuk melihat lebih dari 200 ribu tahun perubahan iklim di Siberia.

Sebelum menjadi 'kawah', kawasan tersebut mulanya dipercaya sebagai padang rumput yang luas.

Mengutip Atlas Obscura, beberapa bukti lain menunjukkan keberadaan hutan purba yang lebat ditemukan di sisi kawah.

Bangkai mamut, lembu kesturi, dan kuda berusia 4.400 tahun juga telah ditemukan seiring mencairnya lapisan es.

Kawah Batagaika si 'mulut neraka' Rusia mungkin menjadi yang terbesar di Siberia, tapi bukan satu-satunya lubang besar yang disebabkan oleh lapisan es.

Pada tahun 2015 lalu, puluhan 'kawah' serupa ditemukan di Siberia.

(asr/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER