Jakarta, CNN Indonesia -- Sikap manja, kerap mengandalkan pasangan atau ke mana-mana berdua mungkin terlihat menggemaskan. Namun, jika berlebihan, hal menggemaskan ini bisa berubah menyebalkan.
Tak cuma jadi menyebalkan, sikap manja berlebih juga kerap bikin pasangan malas. Tak sedikit hubungan yang kandas akibat sikap manja salah satu di antaranya.
"Ini bisa berarti menelpon berkali-kali dalam sehari tanpa alasan lain selain untuk menanyakan di mana dia berada. Tidak dapat membuat keputusan sederhana tanpa terlebih dahulu bertanya pada pasangan Anda adalah tanda lain terlalu manja," jelas pakar kencan Noah Van Hochman, seperti dikutip dari Bustle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agar manja tak berubah jadi 'gengges' alias menyebalkan, cek beberapa cara mengontrol sifat manja berikut.
1. Cari tahu kebutuhan Anda
Ketergantungan dan manja berlebihan pada pasangan sebenarnya bisa ditelusuri akarnya. Dari sini, Anda bisa menindaklanjutinya termasuk berkonsultasi dengan konselor atau psikolog.
"Mungkin Anda memiliki masalah pengabaian [abandonment issue] dan mungkin Anda hanya merasa tidak aman [insecure]. Anda harus mengetahui akar masalahnya dan mengatasinya," kata Susan Trombetti, pakar relationship lainnya.
2. Belajar menyukai waktu sendiri
Penting untuk menjaga keseimbangan kapan Anda perlu mengandalkan pasangan dan kapan Anda perlu mandiri. Dengan demikian, hubungan Anda bisa lebih kuat.
"Hubungan yang sukses dan sehat memungkinkan kedua orang untuk membentuk ikatan yang memungkinkan mereka tidak hanya tumbuh bersama, tetapi juga tumbuh secara mandiri sebagai manusia," kata pakar etiket hubungan Mara Opperman.
3. Habiskan waktu lebih banyak dengan teman
 Ilustrasi. Untuk bisa mandiri, coba sesekali habiskan waktu bersama teman. (iStock/Todor Tsvetkov) |
Memiliki pasangan biasanya membuat waktu untuk teman memang berkurang drastis. Meski begitu, bukan berarti teman dilupakan. Penting bagi Anda untuk tetap berhubungan dengan teman.
Seperti dikutip dari Very Well Mind, selain menghabiskan waktu dengan diri sendiri, habiskan juga waktu dengan teman untuk menemukan kembali diri Anda. Ini bukan berarti menjauhi pasangan, tetapi Anda memberikan ruang buat diri sendiri dan buat si dia demi memperkuat hubungan.
Simak selengkapnya di halaman berikutnya..
Cara agar Sikap Manja Tak Berubah dari Menggemaskan Jadi Menyebalkan
Ilustrasi. Jika berlebihan, sikap manja yang menggemaskan bakal berubah jadi menyebalkan. (iStockphoto/Makidotvn)
4. Lakukan hobi
Fokus dan lakukan sesuatu untuk diri sendiri. Coba ingat lagi hobi-hobi yang lama tidak dilakukan.
Trombetti menyarankan untuk menemukan hobi baru atau bergabung dengan komunitas dan aktivitas tertentu yang tidak berhubungan dengan pasangan. Menemukan ketertarikan baru dan jauh dari hal-hal yang ditemui dalam hubungan akan membuat Anda semakin mandiri.
5. Berikan jeda dalam menggunakan ponsel
Memegang ponsel terus-menerus seolah memberikan diri kesempatan untuk terus menghubungi si dia. Padahal, pasangan harus bekerja atau sedang menyelesaikan sesuatu.
Sebaiknya cari distraksi agar tidak terus memegang ponsel. Mungkin Anda juga bisa menentukan jadwal atau waktu tertentu untuk menghubungi pasangan, misalnya saja saat jam istirahat makan siang.
6. Habiskan waktu dengan keluarga
Menghabiskan waktu dengan sahabat atau keluarga adalah cara terbaik untuk menaikkan rasa percaya diri dan lebih merasa aman dalam hubungan.
Pasangan sedang sibuk? Ajak saja adik atau kakak sepupu nongkrong di kedai kopi biasanya.
"Menghabiskan waktu dengan memperhatikan keluarga atau sahabat atau melakukan sesuatu yang dinikmati bisa membantu Anda lebih terbuka untuk merawat hubungan," kata psikolog Leslie Becker-Phelps seperti dikutip dari Brides.
7. Tentukan dan menghargai batasan
Anda perlu ingat, pasangan adalah manusia lain yang juga memiliki pemikiran dan perasaan. Hubungan yang sehat perlu mengomunikasikan batasan dan menghargainya.
Batasan yang jelas akan menentukan bagaimana Anda mengharapkan orang lain memperlakukan Anda. Anda pun akan tahu bagaimana pasangan ingin diperlakukan.
"Ketika Anda mencintai pasangan sambil menetapkan batasan, Anda menunjukkan padanya bahwa Anda peduli bahkan ketika Anda sedang perlu ruang sendiri," ujar Becker-Phelps.