HARI BUAH INTERNASIONAL

Buah Terbaik untuk Cegah Badan Gemuk dan Diabetes Menurut Studi

CNN Indonesia
Jumat, 01 Jul 2022 19:30 WIB
Studi teranyar menemukan jenis buah terbaik untuk cegah obesitas dan diabetes. Buah-buah ini memiliki kandungan polifenol yang tinggi. Ilustrasi. Studi teranyar menemukan jenis buah terbaik untuk cegah obesitas dan diabetes. (Pixabay/cocoparisienne)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sudah makan buah hari ini? Sudah selayaknya Hari Buah Internasional dirayakan dengan kesegaran buah. Buah punya banyak manfaat, termasuk mencegah obesitas dan diabetes.

Studi terbaru yang diterbitkan di jurnal Food Research menemukan beberapa jenis buah terbaik untuk mencegah diabetes dan obesitas. Buah-buah ini tinggi akan kandungan polifenol.

Tak hanya buah, peneliti juga menemukan kesimpulan serupa pada sayuran tinggi polifenol.

Penelitian diinisiasi oleh College of Food Science and Nutritional Engineering di China Agricultural University dan Department of Nutrition and Hygiene di Hebei Medical University.

Seperti dilansir dari Eat This, Not That!, para peneliti menyelidiki efek polifenol dalam buah dan sayuran terhadap penurunan risiko diabetes tipe 2 dan obesitas. Hasilnya, polifenol memainkan peran penting dalam mengatur hormon rasa lapar seperti leptin.

Buah yang kaya akan polifenol akan membantu menekan rasa lapar sehingga membuat asupan makanan berkurang. Polifenol juga berkontribusi dalam metabolisme lemak dengan membantu memecah lemak lewat oksidasi asam lemak.

Melihat kinerja ini, peneliti mengambil kesimpulan bahwa polifenol mampu mengurangi risiko diabetes tipe 2 dan obesitas.

Buah Terbaik untuk Cegah Obesitas dan Diabetes

Ilustrasi Buah BerryIlustrasi. Studi menemukan buah terbaik untuk cegah obesitas dan diabetes. (PublicDomainPictures/Pixabay)

Untuk mencegah badan gemuk dan diabetes, sebaiknya siapkan buah-buahan kaya polifenol. Di Hari Buah Internasional ini, berikut beberapa buah yang direkomendasikan.

1. Blueberry

Blueberry jadi buah terbaik untuk cegah obesitas dan diabetes. Blueberry, khususnya yang tumbuh secara liar, mengandung konsentrasi polifenol yang lebih tinggi ketimbang blueberry konvensional.

Sebanyak 100 g blueberry liar memiliki 836 mg polifenol, sedangkan blueberry konvensional mengandung 560 mg dalam jumlah sama.

2. Plum

Seperti dikutip dari Livestrong, ada sebanyak 377 mg polifenol dalam setiap 100 gram buah plum.

Selain itu, plum juga tinggi vitamin C. Tiap satu buah plum seberat 66 gram, mengandung 7 persen dari kebutuhan vitamin C harian.

3. Ceri

Setiap 100 gram ceri mengandung 274 mg polifenol. Dari sekian banyak jenis polifenol, ceri tinggi akan flavonoid yang membantu melawan stres oksidatif, inflamasi, dan gangguan endotel (sejenis penyakit arteri koroner non-obstruktif).

4. Aronia berry

Aronia berry merupakan buah dengan kandungan polifenol tertinggi. Dikutip dari WebMD, aronia berry mengandung 1.123 mg polifenol di setiap 100 gram-nya.

Aronia berry juga disebut sebagai chokeberry sebab ada sensasi mirip 'cekikan' berkat rasanya yang tajam dan efek mengeringkan mulut setelah dikonsumsi.

5. Elderberry

Berasal dari genus Sambucus, elderberry memiliki warna biru kehitaman dan ukuran kecil. Elderberry mampu memberikan 870 mg polifenol dari setiap 100 gram-nya.

6. Stroberi

Stroberi jadi buah terbaik untuk cegah obesitas dan diabetes yang paling mudah ditemukan dibanding sumber polifenol lainnya.

Menurut studi yang diterbitkan di European Journal of Clinical Nutrition, tiap 100 gram stroberi mengandung 235 mg polifenol.

(els/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER