Bisa Turunkan Berat Badan, Berapa Sih Biaya Operasi Bariatrik?

tim | CNN Indonesia
Minggu, 14 Agu 2022 22:17 WIB
Operasi bariatrik jadi solusi buat pasien obesitas. Namun Anda perlu mengetahui biaya operasi bariatrik, terutama biaya operasi bariatrik di Indonesia. Operasi bariatrik jadi solusi buat pasien obesitas. Namun Anda perlu mengetahui biaya operasi bariatrik, terutama biaya operasi bariatrik di Indonesia. ( iStock/Gumpanat)
Jakarta, CNN Indonesia --

Operasi bariatrik jadi salah satu solusi buat pasien obesitas. Namun Anda perlu mengetahui biaya operasi bariatrik, terutama biaya operasi bariatrik di Indonesia.

Peter Ian Limas, dokter spesialis bedah-subspesialis bedah digestif RS Pondok Indah di Pondok Indah, mengatakan biaya operasi bariatrik tergantung dari kondisi pasien.

"Ini juga dilihat dari tekniknya, apa perlu alat bantu lain? Dengan USG, itu juga butuh biaya lebih besar. Untuk biaya agak susah ya, bisa sekitar Rp60-200 juta bisa," kata Peter dalam wawancara terbatas dengan RSPI Group akhir pekan lalu.

Berarti dengan modal setidaknya Rp60 juta, orang bisa cepat mencapai berat badan impian?

Peter berkata embel-embel 'cepat', 'dalam waktu singkat', kurang tepat jika digunakan di ilmu bedah termasuk bedah digestif. Para ahli bedah tidak mengejar kecepatan capaian target tetapi mengejar perubahan pola hidup.

Dalam dunia diet, ada program penurunan berat badan dalam waktu singkat. Namun begitu diet sulit jadi kebiasaan, timbul masalah, lalu berat badan naik ekstrem melebihi berat badan di awal.

"Kita mau yang long lasting, menetap, gradual. Jadi kata-kata ekstrem, waktu singkat, kurang sesuai dengan bedah bariatrik," imbuhnya.

Saat sudah mengeluarkan biaya operasi bariatrik sebesar Rp60 juta, misal, perjalanan pasien tidak berhenti sampai di meja operasi.

Modifikasi sistem cerna membuat rasa lapar mudah hilang. Biasanya cukup 2-3 suap makanan perut sudah terasa kenyang. Oleh karenanya, biasanya setelah operasi, pasien akan terus didampingi paling tidak selama setahun.

Asupan makanan bukan berupa biskuit, nasi apalagi kentang goreng. Pasien akan didorong untuk memperbanyak asupan protein. Kenapa?

"Protein itu enggak bisa disediakan tubuh. Ini biar tubuh mendapat energi atau kalori dari lemak. Nah lama-lama berubah. Tubuh akan tahu, dia enggak dikasih karbohidrat, sehingga ambil dari lemak," jelasnya.

Kemudian, meski Anda mampu membayar biaya operasi bariatrik, dokter tidak akan serta merta melakukan operasi. Operasi bariatrik harus memenuhi beberapa persyaratan.

Peter berkata operasi bariatrik akan diaplikasikan pada pasien dengan indeks massa tubuh (IMT) 35 ke atas, tanpa diabetes, hipertensi atau hiperkolesterol. Pasien pun sudah menjajal berbagai macam program diet tetapi tidak membuahkan hasil.

"Kalau sudah ada diabetes [atau penyakit lain], IMT 30 pun ada indikasi untuk operasi," imbuhnya.

(els/chs)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER