HARI BIR INTERNASIONAL

Tak Selalu Negatif, Bir Bisa Buka Percakapan yang Hangat

CNN Indonesia
Jumat, 05 Agu 2022 14:41 WIB
Dibalik cap negatif yang sering dilempar banyak orang, bir ternyata mampu menciptakan suasana obrolan yang hangat diantara banyak orang. Ilustrasi. Dibalik cap negatif yang sering dilempar banyak orang, bir ternyata mampu menciptakan suasana obrolan yang hangat diantara banyak orang. (iStock/mixetto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Bukan rahasia lagi, minuman beralkohol kerap dipandang negatif. Bir, sebagai minuman dengan kandungan alkohol yang rendah, juga ikut-ikutan mendapatkan cap buruk.

Tapi, siapa sangka jika dibalik stigmanya yang negatif, kehadiran bir ternyata bisa menciptakan suasana yang hangat.

Brandon Salim, aktor sekaligus Co-CEO Arktivak, membuktikan tradisi minum bir di perusahaannya justru mampu menyatukan semua anggota tim dalam obrolan ringan dan tanpa sekat.

Suasana kerja yang dibangun di kantornya terbilang santai. Nyaris tanpa sekat antara atasan dan bawahan.

"Hampir setahun ini, selesai kerja di jam 6 atau 7 langsung minum [bir] bareng. Kalau udah kayak gitu, waktunya buat santai," ujar Brandon dalam gelaran 70 tahun bir Bintang di Museum Macan, Jakarta, Kamis (4/8).

Kehadiran bir membuat semua pegawai berkumpul santai di balkon kantor. Semua punya ruang dan waktu untuk saling mengeluarkan curahan hati.

"Dari situ, saya bisa mengenal orang, enggak cuma secara objektif, tapi juga subjektif," ujar Brandon.

Senada dengan Brandon, Abigail Limuria, salah satu pendiri komunitas What Is Up, Indonesia? (WIUI), mengatakan bahwa bir memang jadi sarana untuk bisa duduk bersama dan berbincang, bahkan dengan orang-orang yang beda latar belakang dan generasi.

Dia menambahkan, hampir semua orang memiliki memori bagus dengan minuman ini.

"Minum bareng teman, orang tua, komunitas, kita meninggalkan semua status sosial lalu ngobrol. Aktivitas [minum bir] memfasilitasi obrolan yang jujur, atmosfer jadi santai, mendorong orang untuk lebih bersahabat, menerima, ada asosiasi memori baik, keterbukaan," kata Abigail dalam kesempatan serupa.

Ilustrasi Minuman Alkohol BeerIlustrasi. Bir bisa membuka obrolan yang hangat dengan banyak orang. (Republica/Pixabay)

Akan tetapi, tak bisa dimungkiri bahwa minuman beralkohol kerap diberi label negatif. Bir pun turut dipandang negatif.

Namun, Abigail percaya, tak semua minuman beralkohol sama. Khusus untuk bir, ia percaya minuman itu bertujuan untuk menciptakan suasana santai.

"Ada beberapa alkohol yang lebih identik dengan [aktivitas] minum sampai passed out. Bir dalam pandangan saya, itu kita ambil kalau pengen nyantai," imbuhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Marketing Director Multi Bintang Indonesia, Jessica Setiawan. Menurutnya, bir adalah minuman yang bisa dinikmati secara bertanggung jawab.

"Kalau dinikmati secara bertanggung jawab, [bir] bisa membuka banyak percakapan," ujarnya.

(els/asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER