Gejala Omicron BA.4 dan BA.5 yang Khas, Muncul di Malam Hari

CNN Indonesia
Senin, 08 Agu 2022 12:31 WIB
Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 mendominasi kasus Covid-19 saat ini. Subvarian ini memicu gejala khas yang kerap muncul di malam hari. Apa itu? Ilustrasi. Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 memicu gejala Covid-19 yang khas di malam hari. (iStock/visualspace)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang ahli imunologi mengingatkan Covid-19 yang disebabkan varian Omicron bisa menimbulkan gejala yang baru. Termasuk salah satunya adalah gejala Covid-19 yang muncul pada malam hari.

Omicron BA.4 dan BA.5 merupakan subvarian SARS-CoV-2 yang dinilai sangat menular. Varian ini memicu kekhawatiran karena berkontribusi terhadap tingginya lonjakan kasus anyar di sejumlah negara.

Ahli imunologi dari Trinity College Dublin, Profesor Luke O'Neil mencatat sejumlah gejala anyar yang dilihatnya.

"Satu gejala tambahan dari BA.5 yang saya lihat adalah keringat di malam hari," ujar O'Neil kepada salah satu stasiun radio Irlandia, melansir The Independent.

O'Neil mengatakan bahwa ada perbedaan gejala yang muncul dari subvarian anyar ini. Hal ini disebabkan salah satunya oleh karakter virus yang ikut berubah.

"Ada beberapa komponen kekebalan tubuh yang merespons virus dengan cara berbeda. Hal ini mungkin membuat gejala jadi sedikit berbeda. Anehnya, keringat malam jadi salah satu ciri khasnya," jelas O'Neil.

Kendati demikian, O'Neil tetap mengingatkan masyarakat tentang pentingnya vaksinasi. Vaksinasi, menurutnya, bisa menekan gejala yang muncul akibat infeksi.

Selain keringat di malam hari, subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 juga menimbulkan sejumlah gejala seperti berikut:

- demam;
- batuk;
- pilek atau hidung tersumbat;
- sakit tenggorokan;
- sakit kepala;
- kelelahan;
- nyeri otot;
- mual dan muntah;
- diare.

Karena gejalanya yang cenderung ringan, masyarakat disarankan untuk segera melakukan tes swab jika mengalami ciri-ciri di atas.

(tim/asr)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER